Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi London menahan seorang wanita setelah ia melukai empat pria di kawasan Covent Garden. Dok: Istimewa.

Polisi London menahan seorang wanita setelah ia melukai empat pria di kawasan Covent Garden. Dok: Istimewa.

Penangkapan Pelaku dan Identifikasi Korban

POSNEWS.CO.ID, LONDON — Kepolisian London menahan seorang wanita pada hari Rabu. Pelaku melukai empat orang di Covent Garden. Kawasan ini menarik sangat banyak pengunjung. Selain itu, petugas menemukan gunting di lokasi kejadian.

Polisi mendapati empat pria mengalami luka tusuk. Selanjutnya, polisi menangkap wanita berusia 47 tahun tersebut. Petugas menduga pelaku membawa senjata tajam secara ilegal. Akibatnya, polisi menjerat pelaku dengan tuduhan penyerangan.

Baca Juga :  Satu Bulan untuk Kesepakatan Iran atau Hadapi Konsekuensi Traumatis

Penanganan Medis dan Penyelidikan Polisi

Di sisi lain, tim medis mengevakuasi para korban. Mereka membawa korban ke pusat penanganan trauma terdekat. Insiden ini terjadi di sepanjang Endell Street. Kemudian, pihak rumah sakit memulangkan dua korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, dua korban lainnya masih menjalani perawatan. Namun, luka mereka sama sekali tidak membahayakan nyawa. Oleh karena itu, warga tidak perlu merasa panik. Polisi juga memastikan situasi telah terkendali sepenuhnya.

Baca Juga :  Hubungan AS-Iran Menegang Tanpa Kemajuan Berarti

Keterangan Saksi dan Respons Aparat

Kepala Inspektur Jason Stewart memberikan keterangan resmi. Pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan tahap awal. Stewart menganggap insiden ini sebagai kasus tunggal. Selain itu, saksi mata Arjan Gjorga membenarkan peristiwa ini.

Pelaku menyerang warga sekitar secara sangat acak. Gjorga mendengar pelaku menggunakan sebuah gunting kecil. Selanjutnya, ia memuji respons cepat dari aparat kepolisian. Petugas langsung mengamankan area kejadian secara sigap.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC
Israel Gelar Serangan Susulan di Lebanon Selatan Saat Diplomasi
AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa
AS Tetap Dorong Lisensi Rudal Patriot Ukraina
Presiden Lee Jae Myung Siaga Satu Sambut Puncak Gelombang
Iran dan Oman Sepakati Kontrol Selat Hormuz dalam Draf
Pemerintah Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Makanan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00 WIB

AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00 WIB

AS Tetap Dorong Lisensi Rudal Patriot Ukraina

Berita Terbaru

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

DAERAH

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:22 WIB

Polisi London menahan seorang wanita setelah ia melukai empat pria di kawasan Covent Garden. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:11 WIB

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:17 WIB

Senat AS mengonfirmasi Dr Erica Schwartz sebagai Direktur CDC di tengah krisis internal lembaga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:02 WIB