Stasiun JIS Rampung Mei 2026, Pramono Pastikan KRL Langsung Terhubung ke Ancol

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pembangunan Stasiun JIS yang ditargetkan rampung Mei 2026. (Posnews/Net)

Progres pembangunan Stasiun JIS yang ditargetkan rampung Mei 2026. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tancap gas mempercepat pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS).

Ia menargetkan proyek ini rampung pada Mei 2026, lalu langsung beroperasi sebulan kemudian pada Juni 2026.

“Mei selesai, Juni sudah mulai beroperasi,” tegas Pramono saat meninjau kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, Pemprov DKI telah membahas percepatan proyek ini bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) agar operasionalnya tepat waktu.

Dengan demikian, masyarakat bisa langsung merasakan akses transportasi baru menuju Jakarta International Stadium.

Menariknya, pengoperasian Stasiun JIS akan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta pada 22 Juni 2026.

Baca Juga :  Polri Bongkar Lab Rahasia Vape Bius di Medan, Pelaku Jaringan Malaysia-Indonesia

Momentum ini sekaligus memudahkan warga menghadiri berbagai acara besar di JIS maupun Ancol tanpa harus terjebak kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi saat HUT Jakarta, mobilitas warga akan jauh lebih mudah. Dari mana pun bisa langsung naik KRL ke JIS atau Ancol,” ujarnya.

Selain itu, Pramono mengungkapkan proyek ini menjadi bagian dari penguatan integrasi transportasi di Jakarta.

Pemerintah juga tengah mendorong pengembangan jalur KRL baru sepanjang 16 kilometer yang menghubungkan Rawajati hingga Tanjung Priok.

Baca Juga :  KSPI dan Partai Buruh Turun ke Jalan Hari Ini, Tolak UMP DKI 2026 dan UMSK Jabar

Tak hanya itu, sejumlah proyek lain juga ikut dikebut. Mulai dari penyelesaian MRT, penataan kawasan Kota Tua, hingga integrasi stasiun-stasiun strategis di pusat kota seperti Dukuh Atas, BNI City, dan Karet.

Dengan percepatan ini, Pemprov DKI menargetkan sistem transportasi publik semakin terintegrasi, efisien, dan nyaman bagi masyarakat.

Data Terkini & Fakta Tambahan:

  • Stasiun JIS akan terhubung dengan jaringan KRL Commuter Line.
  • Proyek ini mendukung mobilitas penonton event besar di stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu orang.
  • Integrasi transportasi difokuskan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta Utara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Penjaringan, Ribuan Pil Disita
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Diguyur Hujan Ringan, Waspada Petir dan Angin Kencang
Rezim Kebenaran di Era Post-Truth: Fakta Saja Tidak Cukup
Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Memiliki Tanggung Jawab Moral?
Mengapa Kita Merasa Lelah dan Depresi di Era Kebebasan?
Antroposen dan Kematian Alam: Menggugat Posisi Manusia
Kasus Iklan Bank BJB, Penyidikan KPK Dalami Dokumen Keuangan dan Sorot Ridwan Kamil
Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Berangkat 22 April, Persiapan 100 Persen Rampung

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Stasiun JIS Rampung Mei 2026, Pramono Pastikan KRL Langsung Terhubung ke Ancol

Rabu, 8 April 2026 - 06:32 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Penjaringan, Ribuan Pil Disita

Rabu, 8 April 2026 - 05:59 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Diguyur Hujan Ringan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Selasa, 7 April 2026 - 22:00 WIB

Rezim Kebenaran di Era Post-Truth: Fakta Saja Tidak Cukup

Selasa, 7 April 2026 - 21:38 WIB

Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Memiliki Tanggung Jawab Moral?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Runtuhnya kedaulatan fakta. Di era post-truth tahun 2026, kebenaran bukan lagi soal apa yang nyata, melainkan soal cerita mana yang paling memuaskan emosi dan memperkuat identitas kelompok kita. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rezim Kebenaran di Era Post-Truth: Fakta Saja Tidak Cukup

Selasa, 7 Apr 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi, Hakim di balik baris kode. Saat algoritma mulai mengambil keputusan hidup dan mati, dunia filsafat tahun 2026 berpacu mendefinisikan siapa yang memegang tanggung jawab moral: pencipta, pengguna, atau mesin itu sendiri? Dok; Istimewa.

INTERNASIONAL

Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Memiliki Tanggung Jawab Moral?

Selasa, 7 Apr 2026 - 21:38 WIB