Lapas Indonesia Nyaris Kolaps, 278 Ribu Penghuni Berdesakan di Kapasitas 146 Ribu

Selasa, 7 April 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto memeriksa salah satu warga yang diamankan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok: MR/Posnews

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto memeriksa salah satu warga yang diamankan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok: MR/Posnews

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kondisi penjara di Indonesia makin mengkhawatirkan dan harus segera dibenahi.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, membongkar fakta pahit: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kini kelebihan kapasitas hingga 90 persen.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Selasa (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lapas Overload: 278 Ribu Penghuni Berdesakan

Suyudi membeberkan data terbaru dari Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Hasilnya bikin geleng kepala.

  • Kapasitas Lapas nasional: 146.260 orang
  • Jumlah penghuni aktual: 278.376 orang
  • Kelebihan: 132.116 orang (≈90%)

Artinya, penjara di Indonesia saat ini nyaris dua kali lipat melebihi kapasitas ideal.

Baca Juga :  Koordinasi Muscat: Iran dan Oman Matangkan Rencana

“Izinkan kami membuka realitas yang membelenggu sistem pemasyarakatan kita,” tegas Suyudi.

Napi Narkoba Jadi Biang Kepadatan

Lebih mencengangkan lagi, mayoritas penghuni lapas berasal dari kasus narkotika.

Dari total penghuni:

  • 150.202 orang (54%) terkait kasus narkoba

Angka ini menegaskan bahwa perang melawan narkotika belum usai—bahkan justru memperparah kondisi penjara.

Dampak Sadis: Dari Overcrowding hingga Rawan Kerusuhan

Kondisi over kapasitas ini bukan sekadar angka. Dampaknya nyata dan mengerikan:

  • Narapidana hidup berdesakan dalam sel sempit
  • Risiko penyakit menular meningkat
  • Potensi kerusuhan dan kekerasan makin tinggi
  • Program pembinaan jadi tidak optimal
Baca Juga :  Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Dengan kondisi seperti ini, fungsi lapas sebagai tempat pembinaan berubah menjadi titik rawan krisis.

Solusi Mendesak: Reformasi dan Penanganan Narkoba

BNN menilai persoalan ini harus ditangani dari hulu ke hilir. Penanganan kasus narkotika menjadi kunci utama untuk menekan lonjakan penghuni lapas.

Selain itu, pemerintah didorong untuk:

  • Memperkuat rehabilitasi bagi pengguna narkoba
  • Mengoptimalkan hukuman alternatif
  • Menambah kapasitas dan fasilitas lapas
  • Mempercepat reformasi sistem pemasyarakatan

Situasi ini menjadi alarm keras bagi negara. Tanpa langkah cepat dan tegas, lapas di Indonesia berpotensi semakin kolaps dan kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat pembinaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:25 WIB

Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Berita Terbaru