Kadiv Humas Polri Pastikan Seleksi Akpol Bersih, Transparan, dan Tanpa Jalur Khusus

Selasa, 7 April 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Divisi Humas Polri menegaskan komitmennya menjaga integritas rekrutmen terpadu Polri Tahun Anggaran 2026.

Penegasan ini disampaikan langsung Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, dalam doorstop di Mabes Polri, Selasa (7/4/2026).

Sejak awal, Polri memastikan seluruh proses seleksi berjalan ketat dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sesuai arahan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekrutmen kami jalankan secara objektif, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegas Johnny.

Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus

Lebih lanjut, Polri menutup celah praktik kecurangan. Seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 hanya dibuka melalui jalur reguler, tanpa kuota khusus.

Baca Juga :  Layanan Penitipan Kendaraan Polri Diserbu Pemudik 2026, Warga Mengaku Lebih Aman

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Tidak ada jalur belakang. Semua peserta harus lulus murni berdasarkan kemampuan,” tegasnya.

Data terbaru menunjukkan antusiasme tinggi. Tercatat:

  • 7.988 pendaftar online
  • 5.432 peserta terverifikasi

Saat ini, ribuan peserta tersebut tengah menjalani tahapan seleksi lanjutan, dimulai dari pemeriksaan administrasi hingga tes berlapis.

Laporkan Calo! Polri Buka Hotline

Untuk mencegah praktik percaloan, Polri membuka berbagai kanal pengaduan, antara lain:

  • Divisi Propam Polri
  • Hotline rekrutmen: 0821-1685-877
  • Bareskrim Polri
  • Kepolisian setempat

Johnny menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terlibat—baik oknum polisi maupun masyarakat sipil—sesuai hukum yang berlaku.

“Jika ada yang meminta bayaran untuk meluluskan, segera laporkan. Kami tindak tanpa kompromi,” ujarnya.

Baca Juga :  BNPB Umumkan Data Terbaru 961 Tewas, 293 Hilang Akibat Bencana di Sumatera

Di sisi lain, Polri memandang rekrutmen Akpol sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak calon pimpinan masa depan dalam 25–30 tahun ke depan.

Karena itu, Polri juga terus mengevaluasi kurikulum pendidikan, termasuk di Akpol, untuk:

  • Memperkuat karakter dan integritas
  • Menghapus budaya kekerasan senioritas
  • Mendorong pendekatan humanis berbasis HAM

Sejak reformasi 1998, Polri terus bertransformasi menjadi institusi sipil modern yang mengedepankan pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.

Polri mengajak seluruh masyarakat ikut mengawasi proses rekrutmen agar tetap bersih dan kredibel.

Dengan sistem yang transparan, Polri optimistis mampu mencetak SDM unggul untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selebriti Lawan Deepfake AI dengan Hukum Trademark
Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap
AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal
Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun
Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya
Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna
Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China
Sopir Diduga Mengantuk, Innova Rombongan DPR RI Hantam Dump Truk

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Selebriti Lawan Deepfake AI dengan Hukum Trademark

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:36 WIB

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:55 WIB

Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya

Berita Terbaru

Taylor Swift hingga Matthew McConaughey kini menggunakan hukum merek dagang untuk melindungi wajah dan suara mereka dari kloning kecerdasan buatan. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Selebriti Lawan Deepfake AI dengan Hukum Trademark

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pemerintahan Donald Trump mewajibkan warga asing yang mencari izin tinggal tetap (green card) untuk meninggalkan Amerika Serikat dan mengajukan aplikasi dari negara asal mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Tragedi di kedalaman bumi. Ledakan gas dahsyat di tambang batu bara Liushenyu, China, merenggut setidaknya 90 nyawa, memicu seruan Presiden Xi Jinping untuk memperketat standar keselamatan kerja nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB