Tawuran Berdarah di Bekasi, Mahasiswa Tewas Dihantam Clurit – Polisi Tangkap 2 Pelaku

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Tawuran berdarah di Kota Bekasi memakan korban jiwa. Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku, termasuk satu anak di bawah umur, terkait pembacokan mahasiswa TRB (20).

Korban tewas bersimbah darah setelah luka bacok inggang, paha kiri, dan dahi.

Peristiwa tragis terjadi Minggu (18/1) pukul 04.00 WIB di depan Gedung Bekasi Creative Center. Tawuran antar kelompok ini berlangsung di ruang publik dan membuat warga panik.

Baca Juga :  Desakan Hentikan Program MBG Setelah Ribuan Anak Keracunan di Indonesia

“Kami berhasil mengamankan TFA dan satu pelaku anak yang membacok korban pakai clurit,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Jumat (23/1).

Polisi masih memburu dua pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Budher, sapaan akrab Budi, menegaskan, Polri menindak tegas setiap kekerasan jalanan.

“Tawuran seperti ini sangat membahayakan keselamatan publik. Kami tidak akan mentolerir,” tegasnya.

Baca Juga :  Jepang Perketat Syarat Jadi Warga Negara: Masa Tinggal Diperlama, Pajak Diusut Tuntas

Ia juga menekankan, generasi muda di Bekasi dan sekitarnya jangan terprovokasi dan menghindari tawuran maupun provokasi di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang melihat potensi gangguan keamanan diminta segera menghubungi call center Polri 110, layanan darurat gratis yang aktif 24 jam.

“Polri hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Jangan coba-coba main tawuran,” pungkas Budher. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB