Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus, Bukti Keterlibatan Sipil Mulai Terkuak

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis KontraS Andrie Yunus korban penyiraman air keras dalam penanganan kasus di Pengadilan Militer Jakarta. (Posnews/Ist)

Aktivis KontraS Andrie Yunus korban penyiraman air keras dalam penanganan kasus di Pengadilan Militer Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus memasuki babak baru.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengungkap adanya indikasi kuat keterlibatan pihak sipil, namun memilih menahan bukti demi menjaga proses hukum.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menegaskan tim advokasi telah mengantongi sejumlah petunjuk penting dari hasil investigasi internal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut langsung dilampirkan dalam laporan tipe B yang resmi diajukan ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026).

“Betul, seluruh bukti investigasi internal sudah kami lampirkan dalam laporan,” ujar Dimas kepada wartawan.

Namun demikian, Dimas menegaskan pihaknya belum akan membuka detail bukti ke publik. Ia meminta masyarakat bersabar hingga proses hukum berjalan.

Baca Juga :  14 Tersangka Kasus Narkoba Hotel B Fashion, Oknum Polisi AFH Jadi Sorotan

“Bukti dan petunjuk sudah kami kumpulkan, tapi untuk saat ini belum bisa kami sampaikan. Kami tunggu proses hukum berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dimas memastikan Tim Advokasi untuk Demokrasi akan segera memaparkan perkembangan terbaru, termasuk indikasi keterlibatan pihak sipil dalam kasus ini.

Sementara itu, kasus ini semakin memanas setelah Andrie Yunus secara terbuka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap penanganan perkara yang tengah ditangani internal militer.

Andrie menolak jika kasus tersebut dibawa ke peradilan militer. Ia menilai jalur tersebut berpotensi menimbulkan impunitas terhadap pelaku, terutama jika melibatkan aparat.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Ringkus Penghubung dan Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin di Apartemen Mewah

“Saya keberatan jika proses hukum dilakukan melalui peradilan militer. Ini harus diadili di peradilan umum agar transparan dan adil,” tegas Andrie.

Ia juga menekankan bahwa serangan air keras yang dialaminya bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk teror serius yang mengarah pada percobaan pembunuhan.

“Ini bukan kejahatan biasa. Ini teror yang mengancam nyawa dan harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Hingga kini, aparat penegak hukum masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan lebih dari satu pihak.

Publik pun menanti transparansi dan ketegasan aparat dalam mengungkap aktor di balik aksi brutal tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan
Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji
Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton di Indonesia, Ini Alasannya
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Dipecat sebagai ASN, 17 Pegawai Kena Sanksi
Pesan Prabowo di HUT ke-81 TNI: Jangan Jauh dari Rakyat, Utamakan Prestasi!
Sosok Irjen Pasma Royce, Polisi Tegas Kini Dipercaya Memimpin Polda Bali
HUT ke-81 TNI, Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Dipecat sebagai ASN, 17 Pegawai Kena Sanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pesan Prabowo di HUT ke-81 TNI: Jangan Jauh dari Rakyat, Utamakan Prestasi!

Berita Terbaru

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:46 WIB