Teror Bom Email Gegerkan Depok, 10 Sekolah Disisir Gegana Brimob

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Teror Bom. (Posnews/NET)

Ilustrasi, Teror Bom. (Posnews/NET)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Teror bom mengguncang dunia pendidikan di Kota Depok. Sebanyak 10 sekolah menerima ancaman pengeboman melalui email dari seseorang yang mengaku bernama Kamila Hamdi.

Polisi dan Brimob langsung bergerak cepat menyisir lokasi, Selasa (23/12/2025).

Ancaman tersebut dikirim langsung ke alamat email sekolah. Pelaku bahkan menyebut bakal melakukan pengeboman, penculikan, pembunuhan, hingga penyebaran narkoba, sehingga memicu kepanikan pihak sekolah dan orang tua murid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti teror itu, Polres Metro Depok bersama Gegana Brimob langsung turun tangan melakukan pengamanan dan penyisiran menyeluruh di sekolah-sekolah yang diancam.

Baca Juga :  Ojol Dipukuli di Citayam Depok Gara-Gara Klakson, Wajah Korban Bonyok

Adapun 10 sekolah yang menjadi sasaran teror, yakni:

  1. SMA Arrahman
  2. SMA Al Mawaddah
  3. SMA Negeri 4 Depok
  4. SMA PGRI 1 Depok
  5. SMA Bintara Depok
  6. SMA Budi Bakti
  7. SMA Cakra Buana
  8. SMA 7 Sawangan
  9. SMA Nururrahman
  10. SMAN 6 Depok

Dalam email bernada ancaman, pelaku secara brutal menulis akan menjadikan siswa sebagai korban. Tak hanya itu, pelaku juga mengaku menyimpan dendam terhadap sistem pendidikan dan aparat penegak hukum di Depok.

Pelaku bahkan mengklaim sebagai alumni SMP dan SMA IT Nururrahman, serta lulusan Universitas Telkom, dan menyatakan siap bertanggung jawab atas aksinya.

Baca Juga :  Tolak Makan, Bocah di Bojonggede Tewas Dipukul Ibu Tiri Sejak Awal Oktober

Sementara itu, Kepala SMA PGRI Depok, Nina Marliana, mengungkapkan bahwa awalnya ancaman tersebut diduga hoaks.

Namun, kecurigaan berubah serius setelah aparat datang lengkap dengan tim Gegana, Inafis, dan Perintis Presisi.

β€œPolisi sangat cepat tanggap. Setelah penyisiran, tidak ditemukan bahan peledak,” ujar Nina.

Meski diteror, aktivitas sekolah tetap berjalan. Bahkan, pembagian rapor siswa tetap berlangsung sebelum aparat melakukan sterilisasi.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku teror dan mendalami motif serta asal-usul pengirim email. Aparat memastikan keamanan sekolah tetap menjadi prioritas utama demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB