Terungkap! Pacar Gelap Ibu Korban Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras di Sumedang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

SUMEDANG, POSNEWS.CO.ID – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus penyiraman air keras terhadap dua bocah kakak beradik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Polisi mengungkap pelaku berinisial WS (32) ternyata merupakan pacar gelap ibu korban yang nekat melampiaskan kemarahannya kepada anak-anak karena persoalan utang sebesar Rp850 ribu.

Akibat aksi brutal tersebut, dua kakak beradik berinisial RFP (9) dan QSH (6) menjadi korban dan mengalami luka akibat siraman cairan berbahaya yang diduga air keras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan pelaku menyimpan kekesalan karena keluarga korban tak kunjung melunasi utang kepada keluarganya.

Meski sudah beberapa kali menagih, pelaku mengaku tidak mendapat kepastian pembayaran.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Stadion Wibawa Mukti: Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel

“Orang tua korban memiliki utang piutang dengan keluarga tersangka. Karena tidak kunjung membayar setelah ditagih, tersangka merasa kesal lalu melampiaskan kemarahannya kepada anak-anak pelapor,” kata Sandityo, Sabtu (20/6/2026).

Hubungan Terlarang Terbongkar

Di balik kasus tersebut, polisi juga mengungkap fakta lain yang mengejutkan. Ibu korban berinisial KY diketahui menjalin hubungan asmara dengan pelaku selama kurang lebih empat bulan.

Menurut Sandityo, hubungan keduanya bukan sekadar pertemanan biasa, melainkan hubungan spesial yang berlangsung saat suami KY bekerja di luar daerah.

“Hubungan pelaku dengan orang tua korban adalah hubungan spesial, lebih dari sekadar pertemanan. Hubungan itu sudah berlangsung sekitar empat bulan,” ujarnya.

Polisi mengungkap suami korban saat ini bekerja di Bengkulu dan jarang pulang ke Sumedang. Karena itu, ayah korban diduga baru mengetahui hubungan tersebut setelah penyidik melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Brigjen Densus 88 Blusukan ke Sawah, Eks Napiter Disulap Jadi Petani

Pelaku dan Ibu Korban Sama-Sama Sudah Berkeluarga

Ironisnya, hubungan terlarang tersebut terjadi ketika kedua pihak masih berstatus menikah. Selain ibu korban yang masih memiliki suami, pelaku WS juga diketahui telah beristri.

Fakta itu menambah sorotan publik terhadap kasus yang memicu kemarahan masyarakat karena melibatkan anak-anak sebagai korban.

Saat ini, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif dan kronologi lengkap penyiraman yang menyebabkan dua bocah tersebut mengalami luka.

Polisi juga memastikan proses hukum terhadap pelaku terus berjalan.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena tidak hanya melibatkan tindak kekerasan terhadap anak, tetapi juga mengungkap hubungan gelap yang berujung pada aksi kriminal. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia
Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir
8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla
Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang
Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:33 WIB

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 5 November 2026 - 05:42 WIB

Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir

Rabu, 4 November 2026 - 17:38 WIB

8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 07:52 WIB

Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang

Selasa, 3 November 2026 - 19:53 WIB

Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk

Berita Terbaru

PP Polri mendukung Kapolri Suyudi menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan dua pejabat Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:13 WIB

Pemerintah Inggris memperpanjang masa tunggu izin tinggal tetap imigran menjadi sepuluh tahun. Simak aturan baru dan pengecualiannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:00 WIB

Donald Trump memilih meresmikan renovasi Kolam Peringatan Lincoln menjelang pemilu sela AS. Simak ulasan agenda kampanye Republik dan Demokrat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:52 WIB

Mahkamah Agung AS menolak upaya pemerintah Trump memisahkan dua puluh ribu surat suara di California. Simak ulasan keputusan hukum. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mahkamah Agung AS Menolak Gugatan Pemerintah Trump

Kamis, 5 Nov 2026 - 13:49 WIB

Korea Utara menolak tuduhan Amerika Serikat terkait pencurian mata uang kripto senilai enam miliar dolar di Binance. Simak bantahan resmi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Bantah Tuduhan Amerika Serikat Terkait Pencurian

Kamis, 5 Nov 2026 - 13:41 WIB