Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam

Rabu, 29 April 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di aliran Banjir Kanal Timur Jakarta Utara dengan perahu karet dan petugas menyisir sungai. (Posnews/Ist)

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di aliran Banjir Kanal Timur Jakarta Utara dengan perahu karet dan petugas menyisir sungai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa tragis terjadi di aliran DAS Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara.

Seorang pria berinisial N (43), warga Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas setelah dilaporkan jatuh ke sungai pada Rabu pagi (29/4/2026).

Insiden ini bermula sekitar pukul 06.00 WIB, saat korban diduga terjatuh ke aliran BKT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak berwenang karena korban hilang terbawa arus deras.

Baca Juga :  Motor Oleng Hantam Aspal, Pelajar Tewas di Jalan Matraman Raya

Tim SAR Bergerak Cepat

Menindaklanjuti laporan itu, tim SAR dari Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke lokasi.

Dipimpin Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan.

Sebanyak 10 personel Ditpolairud dikerahkan bersama tim Basarnas, Damkar, BPBD, serta warga sekitar. Mereka menyisir aliran sungai untuk menemukan korban.

Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal

Setelah pencarian intensif selama kurang lebih empat jam, korban akhirnya ditemukan. Namun nahas, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi dari aliran sungai.

Baca Juga :  Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta - Kerahkan 24 Ribu Personel

Jenazah korban kemudian dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Selain itu, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Faktor tersebut dinilai sering menjadi pemicu kecelakaan hingga berujung fatal.

“Pastikan kondisi tubuh prima saat berkendara. Jika lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat demi keselamatan,” tegas Mustofa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang
Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Kamis, 5 November 2026 - 05:21 WIB

Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB