3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebebasan menggunakan media sosial harus diimbangi dengan tanggung jawab.

Terlebih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), setiap sikap dan perilaku di ruang digital dapat menjadi perhatian masyarakat karena mereka membawa identitas sebagai pelayan publik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan para pegawai yang baru diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tidak sembarangan mengunggah konten di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia meminta mereka tetap menjaga etika, memahami kewajiban kedinasan, dan mengutamakan profesionalisme.

Pesan tersebut disampaikan Pramono setelah mengambil sumpah dan janji pengangkatan 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Pramono menegaskan, perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan hanya membawa kepastian karier. Para pegawai juga memikul tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Begitu mereka menjadi ASN, mereka ada tanggung jawab dan kewajibannya. Termasuk tidak bisa kemudian seenaknya atau sesukanya mem-posting di media sosial hal-hal yang berkaitan bukan tugas utamanya,” kata Pramono.

Baca Juga :  Tambal 3.652 Jalan Berlubang di Jaktim, Publik Soroti Kualitas Perbaikan Bina Marga DKI

ASN Tetap Memiliki Hak Demokrasi

Pramono menjelaskan, imbauan tersebut bukan berarti membatasi hak demokrasi para ASN. Mereka tetap memiliki hak menyampaikan pendapat, tetapi harus mampu menempatkan kebebasan berekspresi secara bertanggung jawab.

“Sehingga dengan demikian, tanpa mengurangi hak demokrasi yang dimiliki oleh ASN Jakarta, selama mereka bertugas tentunya mereka harus bekerja secara profesional,” sambungnya.

Dia optimistis para pegawai baru memahami batasan tersebut. Sebab, mereka telah melewati proses seleksi dan berbagai pelatihan sebelum resmi menyandang status sebagai PNS.

“Saya yakin mereka pasti memahami akan tugas dan tanggung jawabnya,” tuturnya.

Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, ASN juga perlu memastikan setiap informasi yang disampaikan akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Sikap hati-hati ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Pengangkatan PNS Jadi Awal Pengabdian

Pramono turut menyampaikan selamat kepada 3.418 pegawai yang resmi diangkat menjadi PNS. Namun, dia mengingatkan bahwa keberhasilan melewati seleksi dan pelatihan baru merupakan awal perjalanan pengabdian.

Status PNS, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga melalui kinerja, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

β€œMomentum ini adalah pencapaian sekaligus bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijaga dalam perjalanan pengabdian Anda semuanya sebagai Aparatur Sipil Negara,” kata Pramono.

Karena itu, para pegawai baru diharapkan tidak berhenti meningkatkan kemampuan setelah memperoleh status PNS. Mereka harus terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memahami kebutuhan warga.

15 PNS Penyandang Disabilitas Ikut Diangkat

Pengangkatan 3.418 PNS tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperluas kesempatan kerja yang inklusif.

Dari jumlah tersebut, 15 orang merupakan penyandang disabilitas. Pemprov DKI juga telah menyediakan alokasi 88 formasi bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari komitmen membuka kesempatan setara dalam birokrasi.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pelayanan pemerintahan membutuhkan kontribusi berbagai talenta dan kemampuan.

Setiap pegawai memiliki kesempatan untuk memberikan manfaat sesuai kompetensi dan tanggung jawabnya.

Pada akhirnya, Pramono berharap ribuan PNS baru mampu menjawab kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik.

Sebab, keberhasilan seorang aparatur bukan hanya diukur dari jabatan atau status kepegawaiannya, melainkan dari perubahan positif yang dirasakan warga Jakarta. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau
Hujan Petir Mengintai Bogor, Cek Cuaca Jabodetabek Hari Ini
Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo
Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian
Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan
Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 14:51 WIB

Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Hujan Petir Mengintai Bogor, Cek Cuaca Jabodetabek Hari Ini

Selasa, 3 November 2026 - 21:40 WIB

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:51 WIB