Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Jeddah, Modal Sejarah dan Semangat Kluivert

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia bersiap melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dok: PSSI

Timnas Indonesia bersiap melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dok: PSSI

JEDDA, POSNEWS.CO.ID – Duel panas tersaji Rabu (8/10/2025) malam waktu setempat atau Kamis (9/10) dini hari WIB di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Timnas Indonesia bersiap menghadapi Arab Saudi di laga pembuka Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pertandingan ini menjadi penentu awal nasib Garuda dan The Green Falcons dalam perebutan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Bersama Irak, Indonesia dan Arab Saudi berada di Grup B. Hanya juara grup yang lolos otomatis, sehingga setiap laga wajib dimaksimalkan. Sistem baru AFC tidak memberi ruang kesalahan.

Babak keempat ini mengikuti regulasi baru AFC menyusul keputusan FIFA menambah kuota Piala Dunia menjadi 48 tim. Asia kini berpeluang mengirim sembilan wakil, termasuk satu jalur Playoff Antar-Konfederasi.

Stadion King Abdullah Sports City bukan tempat asing bagi Timnas Indonesia. Pada babak ketiga, Garuda menahan imbang 1-1 Arab Saudi di Jeddah pada September 2024, lalu menang 2-0 di Gelora Bung Karno lewat dua gol Marselino Ferdinan.

Baca Juga :  Geger Tugu Jogja Ambruk di TikTok: Hoaks Manipulasi Gambar Picu Kemarahan Warga

Catatan ini membuat Indonesia jadi salah satu tim Asia yang mampu mengimbangi sekaligus mengalahkan Arab Saudi di kualifikasi kali ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modal moral ini jadi kekuatan Garuda. Pelatih Patrick Kluivert menegaskan, timnya akan bermain tanpa takut. “Saya tidak takut, karena takut berarti menunjukkan kelemahan,” kata Kluivert.

Arab Saudi Siap Disiplin

Pelatih Hervé Renard menegaskan timnya harus tampil disiplin dan lebih kuat untuk lolos langsung ke Piala Dunia ketiga berturut-turut.

Tim tampil solid di uji coba terakhir, menang 2-1 atas Makedonia Utara dan imbang 1-1 lawan Ceko, dengan penyerang Abdullah Alhamddan mencetak gol konsisten.

Baca Juga :  Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil MBG di Cilincing, Janji Kirim Bubur Ayam

Indonesia menjalani uji coba September lalu: imbang 0-0 lawan Lebanon dan menang 6-0 atas Chinese Taipei. Kabar positif datang dari kembalinya gelandang Marc Klok, sementara Kluivert masih memantau kondisi penjaga gawang Maarten Paes dan penyerang Ole Romeny.

Persiapan Timnas Indonesia tergolong mepet. Banyak pemain tiba bergelombang ke Jeddah; pemain Super League lebih dulu, diikuti pemain Eropa.

Kini skuad 29 pemain lengkap, dan Kluivert memimpin persiapan tanpa alasan. “Kami siap penuh, tidak ada alasan sama sekali,” tegasnya.

Sejarah pertemuan berpihak pada Garuda, ditambah modal positif dari laga sebelumnya, menjadikan laga melawan Arab Saudi ujian awal yang sarat makna.

Kemenangan wajib diraih untuk memperkuat peluang juara Grup B dan menambah kepercayaan diri jelang lawan Irak, Minggu (12/10/2025). (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad
Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran
Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara
Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz
Korea Utara Tuduh Tokyo Persiapkan Invasi Ulang
Diplomasi di Tengah Krisis: Misi Sulit Sanae Takaichi Menemui Donald Trump

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:15 WIB

Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:10 WIB

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:30 WIB

Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:08 WIB

Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:30 WIB

Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi

Berita Terbaru