Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil MBG di Cilincing, Janji Kirim Bubur Ayam

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis di RSUD Koja, Jakarta Utara. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis di RSUD Koja, Jakarta Utara. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan empati langsung kepada korban kecelakaan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bermuatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.

Saat menjenguk pasien anak di RSUD Koja, Selasa (16/12/2025), Prabowo bahkan berjanji akan mengirimkan bubur ayam untuk sang bocah korban kecelakaan.

Awalnya, Prabowo sempat menawarkan ayam goreng sebagai bentuk perhatian. Namun, setelah perawat menjelaskan kondisi gigi pasien belum memungkinkan mengunyah, Presiden langsung mengubah pilihannya.

“Kalau begitu bubur ayam saja. Bubur ayam boleh, ya,” ucap Prabowo spontan di hadapan pasien dan tenaga medis.

Tak hanya itu, Prabowo juga memanjatkan doa agar sang anak segera pulih dan tumbuh menjadi pribadi yang kuat. Presiden tampak menepuk pelan punggung pasien sambil memberi semangat.

“Cepat sembuh, ya. Sehat terus dan jadi anak yang berani,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  OTT KPK di Madiun: Wali Kota Maidi Diciduk, Dugaan Uang Fee Proyek dan CSR Ratusan Juta Disita

Selanjutnya, Presiden turut menjenguk dua pasien lain, salah satunya seorang guru SDN Kalibaru 01 yang baru menjalani operasi pada Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru tersebut menyampaikan terima kasih atas kunjungan langsung Presiden.

Menanggapi hal itu, Prabowo berharap sang guru segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
“Saya yang berterima kasih. Semoga cepat sembuh,” kata Prabowo.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal sekaligus menegaskan kehadiran negara bagi korban insiden MBG.

Tiga Siswa Masih Jalani Perawatan Intensif

Sementara itu, RSUD Koja mencatat total sembilan korban sempat dirawat akibat kecelakaan mobil MBG. Enam pasien telah diperbolehkan pulang, sedangkan tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif dengan pengawasan ketat tim medis.

Baca Juga :  Pencurian Pemberatan di Klender, Laptop dan Perhiasan Rp 13,5 Juta Raib dari Rumah

Adapun pasien yang dikunjungi Presiden yakni Fillio, siswa yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) pascaoperasi rekonstruksi wajah.

Selain itu, Prabowo juga menyapa Maryono, guru yang menjalani perawatan akibat patah kaki, serta Werren, siswa yang kondisinya dilaporkan terus membaik.

Dari tim dokter, Presiden menerima laporan langsung terkait kondisi terkini para korban dan langkah medis lanjutan. Saat menyapa Fillio, Prabowo memberikan dorongan moral dengan penuh kehangatan.

“Cepat sembuh, ya. Nanti bisa makan lagi. Kamu anak hebat dan berani,” ucapnya.

Kepada Werren, Presiden juga menyampaikan pesan motivasi agar tetap semangat belajar. “Belajar yang baik, ya. Nanti bisa jaga nenek,” kata Prabowo.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan para korban mendapatkan perawatan terbaik hingga pulih dan kembali beraktivitas normal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan
Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Waspada Petir dan Angin Kencang
Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un
Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel
Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi
Pemerintah Bentuk Tim Asesor, Natalius Pigai Pastikan Aktivis HAM Tak Mudah Dipidana
Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:39 WIB

Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:27 WIB

Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:22 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Waspada Petir dan Angin Kencang

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:24 WIB

Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un

Kamis, 30 April 2026 - 20:57 WIB

Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel

Berita Terbaru

Melintasi waktu di langit India. Di tengah kepungan modernitas New Delhi, sekelompok pria terus melestarikan Kabootarbaazi, tradisi melatih merpati peninggalan era Mughal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dok: REUTERS/Bhawika Chhabra.

INTERNASIONAL

Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:27 WIB

Foto, Pelanggaran HAM sistemik. Sebuah laporan terbaru mengungkap skala eksekusi sewenang-wenang di Korea Utara, di mana warga menghadapi hukuman mati hanya karena mengonsumsi konten budaya Korea Selatan atau materi keagamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:24 WIB