Udang Indonesia Kembali Tembus Arab Saudi usai Larangan Dicabut

Senin, 25 Mei 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SFDA Setujui Lagi Impor Udang Indonesia, Eksportir Diminta Bergerak Cepat. (Posnews/Ist)

SFDA Setujui Lagi Impor Udang Indonesia, Eksportir Diminta Bergerak Cepat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Saudi Food and Drug Authority (SFDA) kembali membuka izin impor udang dan produk udang asal Indonesia sehingga eksportir nasional bisa kembali menembus pasar Arab Saudi.

Keputusan tersebut memberi angin segar bagi industri perikanan nasional setelah ekspor udang Indonesia terhenti sekitar delapan bulan sejak September 2025.

Budi Santoso menyambut positif keputusan itu sekaligus meminta eksportir memanfaatkan peluang pasar Arab Saudi secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan SFDA yang membuka kembali izin ekspor udang dan produk udang dari Indonesia merupakan kabar baik,” ujar Budi Santoso.

Ia juga meminta eksportir kembali menggencarkan pengiriman produk udang ke pasar Timur Tengah.

Ekspor Sempat Terhenti karena Isu Sesium 137

Sebelumnya, Saudi Food and Drug Authority menghentikan impor udang Indonesia sejak 7 September 2025 akibat isu dugaan kontaminasi Sesium 137.

Baca Juga :  Menjemput Malam Lailatul Qadar: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadan

Kebijakan tersebut membuat SFDA menangguhkan izin empat eksportir asal Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Fajarini Puntodewi mengatakan pemerintah langsung membuka dialog dengan SFDA untuk memastikan keamanan produk udang Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga menyerahkan sejumlah laporan pengujian untuk membuktikan produk udang nasional aman dikonsumsi.

“Berdasarkan keputusan terbaru SFDA, izin keempat eksportir tersebut kini kembali aktif,” kata Puntodewi.

Pemerintah Kerahkan Banyak Instansi

Pemerintah melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga dalam upaya pembukaan kembali ekspor udang ke Arab Saudi.

Instansi tersebut meliputi Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, serta Kedutaan Besar RI di Riyadh.

Baca Juga :  Kasus Mutilasi Alvi Maulana Gegerkan Surabaya, Satpol PP Perketat Kos-Kosan

Selain itu, pemerintah juga menerapkan prosedur sertifikasi bebas Sesium 137 yang sebelumnya digunakan untuk pasar Amerika Serikat.

Puluhan Perusahaan RI Kembali Bisa Ekspor

Saat ini, Indonesia memiliki 63 perusahaan produk ikan dan 18 perusahaan produk olahan ikan yang sudah terdaftar di Saudi Food and Drug Authority.

SFDA kembali mengizinkan seluruh perusahaan tersebut mengekspor produk ke Arab Saudi dengan mengikuti standar sertifikasi keamanan pangan yang berlaku.

Pemerintah berharap pembukaan kembali pasar Arab Saudi mampu meningkatkan nilai ekspor perikanan nasional sekaligus memperkuat posisi produk udang Indonesia di pasar global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Minggu, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Berita Terbaru