Update Banjir Sumut–Sumbar–Aceh: 583 Meninggal, 553 Hilang, Basarnas Maksimalkan K9

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh saat operasi tanggap darurat 2026. (Posnews/Ist)

Petugas BNPB mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh saat operasi tanggap darurat 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Operasi Tim SAR gabungan dipercepat karena hingga kini ratusan korban masih belum ditemukan. Sulitnya medan pencarian menjadi kendala Basarnas sehingga memaksimalkan K9.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan tim berhasil mengevakuasi 583 korban meninggal akibat banjir besar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain itu, 553 orang masih hilang.

Data terbaru itu dihimpun Syafii pada Selasa (2/12/2025) pukul 10.00 WIB. Ia menegaskan bahwa operasi search and rescue (SAR) terus berlangsung di seluruh titik terdampak.

Baca Juga :  PSS Sleman Terbang Tinggi! Taklukkan Balikpapan 2-1, Kembali Rebut Puncak Klasemen

Operasi SAR tetap berjalan. Hingga pukul 10.00 WIB, total korban meninggal yang sudah dievakuasi mencapai 583 orang, sementara 553 orang masih dicari,” ujar Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Sebagai langkah cepat, Basarnas mengerahkan seluruh unsur, termasuk tim gabungan TNIPolri. Untuk distribusi logistik, Basarnas memaksimalkan armada kapal dan pesawat dari berbagai Kantor SAR.

Baca Juga :  Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga mengerahkan pesawat dari Tanjung Pinang, Jakarta, Bogor, hingga Surabaya untuk mempercepat operasi,” jelasnya.

Selain itu, tim menurunkan anjing pelacak K9 untuk menembus lumpur tebal bercampur kayu yang mulai mengering dan menyulitkan pencarian.

“Karena lumpur mengeras dan bercampur material kayu, K9 sangat dibutuhkan untuk mempercepat pencarian,” tutup Syafii. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas
Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?
5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WIB

PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Jumat, 17 April 2026 - 12:40 WIB

Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Berita Terbaru