Banjir Jakarta 17 April 2026, 21 RT Terendam Akibat Luapan Kali Ciliwung

Jumat, 17 April 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan banjir merendam permukiman warga di Jakarta Timur akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung. Dok: Posnews/Ist

Genangan banjir merendam permukiman warga di Jakarta Timur akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung. Dok: Posnews/Ist

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota sejak Kamis malam (16/4/2026) memicu banjir di sejumlah titik di Jakarta.

Data terbaru BPBD DKI Jakarta mencatat sedikitnya 21 RT terendam hingga Jumat pagi (17/4/2026).

Banjir terkonsentrasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Air meluap dari Kali Ciliwung setelah tinggi muka air meningkat drastis akibat hujan intensitas tinggi.

Status Siaga, Air Meluap ke Permukiman

BPBD menyebut kenaikan air terpantau di sejumlah pos pantau penting. Di antaranya Pos Depok dan Bendung Katulampa yang sama-sama berstatus Siaga 3 pada Kamis malam.

Baca Juga :  Banjir Jakarta 29 Januari 2026: 52 RT dan 17 Jalan Tergenang, BPBD Siaga

Kondisi ini langsung berdampak ke wilayah hilir Jakarta. Air meluber ke permukiman warga dan memicu genangan cukup luas.

21 RT Terendam, Ini Sebarannya

Hingga pukul 08.00 WIB, genangan tercatat di dua wilayah:

Jakarta Selatan (6 RT):

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tanjung Barat: 1 RT
  • Rawajati: 1 RT
  • Pejaten Timur: 4 RT

Jakarta Timur (15 RT):

  • Bidara Cina: 2 RT
  • Kampung Melayu: 4 RT
  • Cawang: 7 RT
  • Cililitan: 2 RT

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 cm hingga 80 cm.

Warga Diminta Waspada, Potensi Bertambah

BPBD mengingatkan, banjir masih berpotensi meluas jika hujan kembali turun dan debit air sungai meningkat.

Baca Juga :  Ketua Muay Thai Jabar Tegas: Atlet Tak Bisa Seenaknya, Ini Bukan Sinetron

Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta siaga dan segera mengungsi jika kondisi memburuk.

Selain itu, masyarakat diimbau memantau informasi resmi dan menghindari aktivitas di area rawan banjir.

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Badan meteorologi sebelumnya memperingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang masih bisa terjadi. Artinya, risiko banjir susulan tetap terbuka.

Situasi ini menegaskan bahwa Jakarta masih menghadapi ancaman banjir serius setiap kali hujan deras mengguyur dalam durasi panjang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB