Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian misterius seorang wanita di Pondok Pakulonan Serpong Utara akhirnya terungkap.

Korban berinisial I (49) dipastikan tewas akibat pembunuhan. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

Polisi mengidentifikasi pelaku berinisial TH sebagai mantan suami korban. Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya kemudian menangkap pelaku tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku sudah kami amankan kurang dari 1×24 jam,” tegas Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, Jumat (17/4/2026).

Luka Lebam di Leher dan Wajah, Dugaan Kekerasan Brutal

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menemukan luka memar di bagian leher dan wajah, yang menguatkan dugaan korban tewas akibat penganiayaan.

Baca Juga :  Xi Jinping Ajak Finlandia Berenang di Pasar China

“Pelaku adalah mantan suami korban. Ditemukan luka memar di leher dan wajah,” jelas Dimitri.

Tangisan Anak Bongkar Kasus Pembunuhan

Kasus ini terkuak setelah warga curiga mendengar suara tangisan anak dari dalam rumah korban pada Kamis (16/4/2026) dini hari.

Warga langsung melaporkan informasi tersebut kepada petugas keamanan setempat. Saat petugas melakukan pengecekan, mereka menemukan korban sudah tak bernyawa di dalam rumah.

Budi Hermanto sebelumnya juga membenarkan keterangan ini.

Polisi Dalami Motif, Autopsi Masih Berjalan

Petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Mereka melakukan langkah ini guna memastikan penyebab pasti kematian sekaligus memperkuat alat bukti.

Baca Juga :  MKD Gelar Sidang Etik Anggota DPR Nonaktif, Mahasiswa Desak Nama Baik Dipulihkan

Sementara itu, penyidik masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya konflik lama antara korban dan mantan suaminya.

Terungkap Kilat, Polisi Buru Keadilan

Keberhasilan polisi mengungkap kasus ini dalam waktu singkat mendapat sorotan. Namun, publik kini menanti pengungkapan motif di balik aksi brutal yang merenggut nyawa seorang ibu di dalam rumahnya sendiri.

Kasus ini kembali menjadi pengingat keras bahwa kekerasan dalam hubungan pribadi bisa berujung tragedi mematikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB