Update Bencana Sumatera 969 Tewas, 252 Hilang – Polri Percepat Distribusi Bantuan ke 3 Provinsi

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi bantuan logistik Polri untuk korban terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Posnews/Ist)

Distribusi bantuan logistik Polri untuk korban terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis korban bencana di Sumatera meningkat menjadi 969 orang tewas. Selain itu, petugas terus melakukan pencarian intensif terhadap 252 warga yang masih hilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hari ini mencatat 969 korban meninggal dunia,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers virtual, Rabu (10/12/2025).

Penambahan korban tewas berasal dari penemuan dua jasad di Langkat, Sumatera Utara, dan tiga jasad di Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Dengan ditemukannya dua korban di Langkat dan tiga korban di Padang Pariaman, jumlah korban meninggal kini 969 jiwa,” tambah Abdul.

Baca Juga :  232 Warga Pasirlangu Dievakuasi, Longsor Bandung Barat Tewaskan 25 Orang

Sementara itu, jumlah korban hilang berkurang 12 orang dibandingkan kemarin, sehingga kini tercatat 252 jiwa.

Polri Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana

Polri langsung mempercepat distribusi bantuan ke masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, menyatakan bantuan dikirim dari gudang logistik Polri di Cipinang, Jakarta Timur, berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah.

“Kami telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi tiga provinsi terdampak,” kata Brigjen Sagi.

Bantuan awal meliputi obat-obatan, makanan siap saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.

Selain itu, petugas memprioritaskan distribusi kebutuhan bayi, pakaian, dan perlengkapan perempuan.

Baca Juga :  Remaja 18 Tahun Bacok Ibu Kandung di Tana Toraja, Emosi Tak Ada Makanan

Polri mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di wilayah terisolir. Petugas mendistribusikan bantuan setiap hari melalui jalur darat dan udara, memanfaatkan pesawat, helikopter, serta kargo penerbangan.

Fokus awal kami di Aceh Tamiang, yang sempat terisolasi. Alhamdulillah kini semua bantuan sudah masuk,” jelasnya.

Bagi wilayah yang sulit dijangkau jalur darat, bantuan dipusatkan di Bandara Kualanamu, kemudian diteruskan dengan helikopter.

Selain itu, Brigjen Sagi menegaskan, Polri akan terus memastikan kelancaran distribusi hingga seluruh wilayah terdampak menerima bantuan.

“Jika jalur darat memungkinkan, kami tetap menggunakan jalur darat. Distribusi harus cepat dan tepat sasaran,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB