BANJARMASIN, POSNEWS.CO.ID – Pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah pada Senin (21/9/2026).
Satu jenazah ditemukan di kawasan Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Sementara satu korban lainnya ditemukan tim penyelam di dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Temuan tersebut menambah jumlah korban meninggal dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 menjadi 15 orang.
Hingga Senin malam, sebanyak 123 orang telah ditemukan atau dievakuasi, terdiri atas 108 orang selamat dan 15 orang meninggal. Sementara itu, 120 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala SAR Mission Coordinator (SMC) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan jenazah yang ditemukan di Seruyan segera dikoordinasikan dengan Kantor SAR Palangka Raya untuk proses evakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin.
“Ada penemuan dari korban KM Virgo yang ditemukan di Pantai Seruyan, Kalteng. Kami koordinasikan dengan Kantor SAR Palangka Raya, jenazah dievakuasi dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara Banjarmasin,” kata Putu, Senin (21/9/2026).
Jasad Ditemukan di Pantai Seruyan
Penemuan di wilayah Seruyan menjadi perhatian karena lokasi tersebut berada jauh dari titik utama pencarian kapal.
Jenazah laki-laki itu ditemukan di Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu, pada Senin pagi. Saat ditemukan, korban mengenakan pelampung berwarna merah-oranye.
Sebelumnya, kawasan desa tersebut juga menjadi lokasi penemuan sejumlah alat keselamatan yang bertuliskan KM Virgo.
Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim gabungan. Jenazah dibawa untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Selain temuan di pesisir Seruyan, tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan dua korban di dalam kapal pada Senin pagi.
Basarnas mencatat dua korban laki-laki itu ditemukan masing-masing sekitar pukul 09.04 WITA dan 09.13 WITA. Keduanya kemudian dievakuasi menggunakan helikopter HR 3601 menuju Banjarmasin.
Proses evakuasi berlangsung cepat. Helikopter Basarnas membawa korban menuju Bandara Banjarmasin sebelum jenazah diserahkan kepada pihak terkait untuk proses identifikasi dan penanganan berikutnya.
Operasi SAR Diperpanjang
Di tengah bertambahnya jumlah korban yang ditemukan, Basarnas masih terus mengejar 120 orang yang belum diketahui keberadaannya.
Basarnas sebelumnya memutuskan memperpanjang operasi pencarian KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari. Keputusan itu diambil setelah evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR.
Tim SAR kini mengandalkan pencarian melalui jalur laut, udara, serta penyelaman di sekitar badan kapal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjangkau bagian kapal yang masih sulit diperiksa sekaligus menemukan korban yang belum terevakuasi.
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kapal membawa 243 orang dan mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026.
Bagi keluarga korban, setiap temuan menjadi kabar yang sangat berarti. Karena itu, tim SAR terus berupaya menemukan seluruh korban agar keluarga mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.
Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas korban. Proses identifikasi tetap harus menunggu pemeriksaan dan keterangan resmi dari petugas. **
Editor : Hadwan













