Banjir Bekasi 2025: Ribuan Warga Terdampak, 1.377 Rumah Terendam dan 7 Kecamatan Lumpuh

Minggu, 2 November 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Banjir merendam permukiman warga di Jakarta Barat dengan ketinggian air hingga 60 sentimeter akibat hujan deras, Minggu (18/1/2026).
(Posnews/BNPB)

Ilustrasi, Banjir merendam permukiman warga di Jakarta Barat dengan ketinggian air hingga 60 sentimeter akibat hujan deras, Minggu (18/1/2026). (Posnews/BNPB)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Bekasi masih langganan bajir. Meski sudah berbenah memperbaiki infrastruktur saluran air, namun lingkungan yang belum tertata membuatnya mudah diterjang air.

Banjir besar pun kembali menghajar Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025) dini hari hingga Sabtu (1/2/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hujan deras yang mengguyur sejak malam langsung memicu air naik drastis merendam permukiman warga sekitar pukul 02.30 WIB.

Tidak itu saja tanggul kali CBL juga lantaran tidak sanggup menahan bibit air yang besar. Air kemudian meluap hingga masuk ke perumahan warga setinggi hingga 1,5 meter.

Baca Juga :  Bencana Maut Sumatera–Aceh, 316 Tewas, 289 Hilang, BNPB: Masih Banyak Wilayah Terisolir

Akibatnya, suasana malam berubah mencekam. Warga panik mengevakuasi diri lantaran air terus meninggi.

BNPB mencatat tujuh kecamatan porak-poranda diterjang banjir, yaitu:

  1. Serang Baru
  2. Cikarang Utara
  3. Sukatani
  4. Cikarang Selatan
  5. Cikarang Barat
  6. Karangbahagia
  7. Cibitung

“Total 3.548 jiwa terdampak dan 1.377 unit rumah terendam. Ketinggian air berada di kisaran 20–140 sentimeter,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga :  Revolusi Shale Gas Amerika: Antara Lonjakan Ekonomi dan Risiko

Tim gabungan langsung turun ke lapangan, membantu evakuasi warga rentan termasuk lansia dan balita. Banyak warga terpaksa bertahan di pos pengungsian sementara menunggu air surut.

Kabar baiknya, air mulai turun. “Hingga Sabtu (1/11), banjir sudah surut di Serang Baru dan Cikarang Selatan. Lima kecamatan lainnya kini berangsur surut,” lanjut Muhari.

Warga berharap aliran air cepat surut total dan pemerintah mempercepat penanganan drainase agar banjir tak terus menghantui kawasan industri tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi
Donald Trump Desak Rusia Akhiri Perang Pasca-Pertemuan
Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Terburuk di Dunia, Warga Diminta Waspada
Prediksi Cuaca Jabodetabek, Cerah Seharian hingga Hujan Ringan di Malam Hari

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01 WIB

Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:54 WIB

Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:49 WIB

Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Berita Terbaru

Hubungan sekutu yang retak. Presiden Donald Trump mengecam keras Benjamin Netanyahu karena rencana pengeboman Beirut mengancam kelangsungan rencana damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:21 WIB

Sisi jenaka diplomasi global. Rekaman mikrofon bocor menangkap obrolan santai para pemimpin G7 mengenai kebiasaan merokok, sepak bola, hingga teka-teki Greenland. Dok: (Christian Hartmann/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:12 WIB

Menghalau senapan mesin siber. SoftBank dan OpenAI meluncurkan layanan keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melindungi sistem infrastruktur vital Jepang. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

TEKNOLOGI

Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Rabu, 17 Jun 2026 - 09:54 WIB