JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus pecah ban belakang Toyota Innova Zenix tipe Q kembali menuai kritik. Bagaimana mungkin mobil dengan jarak tempuh sekitar 6.000 km mengalami pecah ban.
Dan ini terjadi sudah beberapa kali terhadap mobil keluaran Toyota menggunakan ban Dunlop. Artinya ada yang salah dengan komponen ban mobil bawaan tersebut.
Pelaku usaha rental mobil di Jakarta Utara menyoroti insiden viral ini karena khawatir terhadap keselamatan dan kontrol kualitas kendaraan premium tersebut.
Pengusaha rental Amanah Rentcar Jakarta, Ady Supriatna (41), angkat suara saat ditemui di Jalan Tongkol Raya, Tanjung Priok, Sabtu (3/1/2026).
Menurut dia, informasi soal Zenix tipe Q pecah ban sudah lama beredar di kalangan pelaku rental.
“Informasi pecah ban Innova Zenix tipe Q memang sering saya dengar. Kejadian di Tol Jakarta–Cikampek itu memperkuat kekhawatiran kami,” kata Ady.
Rental Enggan Sediakan Zenix Tipe Q
Ady menegaskan, mayoritas pengusaha rental menghindari Zenix tipe Q. Mereka lebih memilih Innova Reborn dan Zenix tipe G yang dinilai sudah teruji.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di rental, yang dominan Innova Reborn dan Zenix G. Tipe Q jarang dipakai. Di tempat saya juga begitu,” ujarnya.
Ady yang telah 11 tahun berkecimpung di bisnis sewa mobil menyebut, penyewa lebih percaya Innova Reborn bermesin diesel karena irit dan stabil. Ia mengaku heran, tipe Q sebagai varian tertinggi justru bermasalah.
“Ini tipe tertinggi, harusnya paling aman. Tapi kok bisa ban belakang pecah di tol?” tegasnya.
Desak Investigasi Toyota dan Pabrikan Ban
Ady mendesak Toyota dan penyedia ban segera turun tangan. Ia meminta investigasi menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang.
“Toyota, pabrikan ban, dan pihak terkait harus investigasi langsung. Teliti penyebabnya dan sampaikan ke publik,” tandasnya.

Insiden Nyaris Fatal di Tol
Sebelumnya, Ibu P bersama lima anaknya nyaris celaka setelah ban belakang kanan Zenix tipe Q pecah di Tol Jakarta–Cikampek, Jumat (2/1/2026) pagi.
Mobil dengan jarak tempuh sekitar 6.000 km itu oleng hebat saat melaju ±100 km/jam. Beruntung, tol lengang sehingga kendaraan bisa dihentikan sekitar 05.00 WIB.
Konsumen mendesak Toyota segera memeriksa seluruh unit dan melakukan penarikan (recall) jika menemukan cacat.
Mereka menuntut Toyota mengutamakan keselamatan pengguna, bukan sekadar klaim pemasaran.
Kasus pecah ban Toyota Innova Zenix tipe Q ini menyoroti celah serius pada kontrol kualitas kendaraan dan komponen ban. Tanpa langkah tegas dan transparan, risiko di jalan raya tetap mengintai.
Penulis : Muhammad Rian
Editor : Hadwan





















