150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Bandung, Jawa Barat, berujung ricuh pada Jumat (1/5/2026) malam.

Namun, polisi memastikan pelaku kerusuhan bukan berasal dari kelompok buruh yang memperingati May Day.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan, tidak ada aksi demonstrasi buruh di wilayah Jawa Barat pada peringatan Hari Buruh tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, aksi penyampaian aspirasi hanya dilakukan oleh mahasiswa di kawasan Jatinangor, Sumedang, serta di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung.

“Di Jawa Barat tidak ada aksi buruh pada 1 Mei. Kegiatan penyampaian aspirasi dilakukan mahasiswa di Jatinangor dan DPRD Jawa Barat,” ujar Rudi pada Sabtu (2/5/2026).

Meski demikian, situasi berubah drastis menjelang malam. Sekitar 150 orang massa tak dikenal tiba-tiba muncul di kawasan Jalan Tamansari, Bandung, lalu memicu kerusuhan.

Baca Juga :  Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat

Menurut Rudi, kelompok tersebut memiliki ciri khas mengenakan pakaian serbahitam dan menutupi wajah untuk menghindari identifikasi aparat.

“Terlihat 150-an massa tidak dikenal, ciri-cirinya berpakaian hitam, menutup muka, tentunya menutup muka ini berusaha menghindar supaya tidak diketahui identitasnya,” kata Rudi.

Diduga Sudah Siapkan Aksi Rusuh

Polisi menduga kelompok tersebut memang datang dengan persiapan matang untuk membuat kericuhan. Dugaan itu muncul setelah aparat menemukan berbagai barang berbahaya yang dibawa massa.

Kelompok itu diduga membawa botol berisi bahan bakar lengkap dengan sumbu yang diduga kuat akan digunakan sebagai bom molotov.

“Tadi kami melihat mereka melakukan penyiraman, membawa botol yang sudah diisi minyak atau bahan bakar dengan sumbunya, atau dengan kata lain itu molotov,” ungkap Rudi.

Baca Juga :  BNPB Pastikan Semua Jalan dan Jembatan Nasional Aceh Pulih Pascabanjir 2025

Selain itu, massa juga membawa benda keras yang digunakan untuk merusak fasilitas umum.

Mereka merusak lampu lalu lintas, membakar fasilitas jalan, dan menghancurkan sarana publik di Tamansari serta Dago.

Polisi Buru Pelaku

Saat ini polisi masih memburu pelaku yang terlibat aksi anarkis tersebut. Aparat juga menelusuri kemungkinan adanya kelompok terorganisir di balik kerusuhan May Day Bandung.

Sementara itu, situasi di Tamansari dan Dago mulai kondusif setelah aparat gabungan berjaga ketat hingga Sabtu dini hari.

Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB