Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum integrasi Eropa Timur. Negara-negara anggota Uni Eropa sepakat membuka jalur negosiasi resmi keanggotaan bagi Ukraina dan Moldova di Luxembourg pekan depan. Dok: Istimewa.

Momentum integrasi Eropa Timur. Negara-negara anggota Uni Eropa sepakat membuka jalur negosiasi resmi keanggotaan bagi Ukraina dan Moldova di Luxembourg pekan depan. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Ukraina secara resmi menawarkan kerja sama strategis kepada Jepang di bidang teknologi drone dan sistem nirawak. Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, menegaskan kesiapan negaranya untuk membagi keahlian yang mereka asah selama bertahun-tahun di medan pertempuran.

Pernyataan Sybiha muncul saat pemerintah Jepang di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi sedang mempertimbangkan penggunaan drone buatan Ukraina. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan pertahanan Jepang menghadapi lingkungan keamanan paling buruk sejak berakhirnya Perang Dunia II.

Berbagi Pengalaman dari Medan Tempur

Ukraina telah membuktikan efektivitas sistem nirawak mereka dalam melawan invasi besar-besaran Rusia sejak 2022. Sybiha menyatakan bahwa Kyiv sangat siap untuk mentransfer pengetahuan teknis tersebut kepada Tokyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami siap membagikan pengalaman yang kami peroleh di medan perang kepada Jepang,” ujar Sybiha. Oleh karena itu, Ukraina membuka pintu interaksi seluas-luasnya berdasarkan tingkat kesiapan pihak Jepang. Ukraina sebelumnya telah menjalin kerja sama serupa dengan negara-negara Teluk seperti Uni Emirat Arab dan Qatar untuk menangani ancaman drone serta rudal Iran.

Baca Juga :  Eksperimen Listrik Nollet: Dari Rantai Manusia 1,6 KM hingga Penemuan Elektroskop

Modernisasi Pertahanan di Bawah PM Takaichi

Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang dikenal sebagai tokoh konservatif di bidang keamanan, terus mendorong pergeseran kemampuan pertahanan Jepang. Di bawah kepemimpinannya, Jepang berupaya melampaui batasan konstitusi pasifis demi menghadapi ancaman regional yang kian nyata.

Sumber-sumber internal menyebutkan bahwa Jepang tengah menjajaki kesepakatan transfer senjata bilateral dengan Ukraina. Perjanjian ini akan mencakup perlindungan rahasia militer sebagai opsi untuk merealisasikan penggunaan drone Ukraina oleh militer Jepang. Selain itu, Kyiv mengharapkan adanya dialog tingkat tinggi antara Presiden Volodymyr Zelenskyy dan PM Takaichi pada KTT G7 di Prancis bulan Juni mendatang.

Peringatan Terhadap Sanksi Minyak Rusia

Di tengah krisis energi global, Sybiha mengeluarkan peringatan tegas terkait kebijakan sanksi. Penutupan Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran memang memicu kelangkaan minyak. Namun, Ukraina menolak keras rencana AS untuk memberikan pengecualian sementara pada sanksi minyak Rusia.

Baca Juga :  Bupati Pandeglang Batalkan Kerjasama TPA Bangkonol dengan Tangsel, Prioritaskan Kepentingan Warga

“Sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengurangi tekanan terhadap Rusia,” tegas Sybiha. Ia berargumen bahwa pelonggaran sanksi adalah langkah yang salah dan hanya akan memperlambat upaya perdamaian di Eropa. Menurutnya, peran Amerika Serikat tetap menjadi faktor penentu dalam mengakhiri agresi Rusia secara permanen.

Mempererat Aliansi Strategis

Kerja sama drone ini bukan sekadar transaksi militer, melainkan simbol penguatan hubungan ekonomi dan keamanan antara Kyiv dan Tokyo. Sybiha sendiri berencana mengunjungi Jepang pada paruh kedua tahun ini guna menindaklanjuti berbagai poin kerja sama tersebut.

Singkatnya, sinergi ini akan memberikan Jepang akses terhadap teknologi tempur yang teruji, sementara Ukraina mendapatkan dukungan diplomatik dan ekonomi yang lebih kuat dari kekuatan utama Asia. Masyarakat internasional kini memantau bagaimana aliansi baru ini akan memengaruhi keseimbangan kekuatan di wilayah Asia-Pasifik dan Eropa Timur di tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:24 WIB

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:16 WIB

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB