Viral Polisi Pungli di Cideng–Tomang, Oknum Polantas Diperiksa Propam

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, empat Pelaku Pungli di Kawasan PT Nikomas Raup Jutaan Rupiah per Hari. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, empat Pelaku Pungli di Kawasan PT Nikomas Raup Jutaan Rupiah per Hari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menangani kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan seorang anggota polisi lalu lintas di Jalan Cideng arah Tomang, Jakarta Pusat.

Oknum polantas tersebut kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Ari Setio Utomo, menegaskan institusinya langsung bertindak begitu menerima laporan dan bukti video yang beredar di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggota yang bersangkutan sudah kami serahkan ke Propam untuk diperiksa,” ujar Ari, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga :  Dishub DKI Jakarta Rekayasa Lalin di Jalan TB Simatupang, Warga Diminta Hindari Saat Jam Sibuk

Kasus ini kembali mencuat setelah sebuah video viral diunggah akun Instagram @jakartapusat.info pada Minggu pagi. Video tersebut memicu reaksi publik karena menampilkan dugaan praktik pungli oleh aparat di jalan raya.

Dalam rekaman itu, terlihat seorang polisi berseragam Polda Metro Jaya mengenakan rompi hijau khas polisi lalu lintas, helm putih, dan masker hitam.

Kamera kemudian merekam momen saat polisi tersebut menerima uang dari pengemudi sebelum mempersilakan kendaraan melanjutkan perjalanan.

Terdengar pula suara dalam video yang menyiratkan permintaan uang secara halus. “Kasihan pak ini buru-buru, enggak ada duitnya, sudah bokek. Kasih duit lagi,” ucap suara dalam rekaman tersebut.

Baca Juga :  Misteri Kematian Wanita Muda di Kos Tanjung Priok, Polisi Buru Fakta Penyebabnya

Meski unggahan video tidak mencantumkan tanggal kejadian secara jelas, kepolisian memastikan peristiwa itu terjadi pada akhir 2025 hingga awal Januari 2026.

“Ini video lama. Dari hasil pemeriksaan awal, kejadiannya berlangsung di awal Januari,” tambah Ari.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggota, termasuk praktik pungli.

Penanganan kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras agar seluruh personel tetap menjaga integritas dan profesionalisme saat bertugas di lapangan.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif
Senin 5 Oktober 2026, Jangan Lupa Bawa Payung! Ini Prediksi Cuaca Jabodetabek

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:36 WIB

29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka

Berita Terbaru

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:46 WIB