POSNEWS.CO.ID, NEW YORK – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak para pemimpin dunia memblokir pendapatan perang Rusia pada Rabu.
Seruan Pembatasan Perdagangan dan Pidato PBB
Zelenskyy menyampaikan pidato resmi menggunakan bahasa Inggris di hadapan Majelis Umum PBB di New York.
Ia menegaskan bahwa perdagangan dengan Rusia hanya memperpanjang durasi konflik militer di Ukraina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ukraina terus membakar fasilitas pendapatan minyak bumi milik Rusia demi melemahkan mesin perang musuh.
Zelenskyy menjuluki Presiden Vladimir Putin sebagai Pasien Nol yang terus menyebarkan benih perang dunia.
Ia meminta dunia internasional menghentikan pasokan dana serta tentara asing bagi pihak Rusia.
Tanggapan Menlu Rusia dan Pertemuan Diplomatik
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyampaikan sikap resmi pemerintahannya pada sidang Dewan Keamanan PBB.
Lavrov menegaskan Rusia siap berunding namun menolak gencatan senjata sementara tanpa kesepakatan damai permanen.
Ia menuding negara Barat memakai jeda pertempuran hanya untuk memasok senjata baru ke Ukraina.
Sementara itu, Zelenskyy telah menggelar pertemuan pribadi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Trump menyatakan optimisme tinggi untuk mengakhiri konflik melalui kesepakatan damai dalam waktu dekat.
Gempuran Drone Masif dan Kebutuhan Sistem Pertahanan
Pasukan Rusia terus meluncurkan ratusan drone tempur ke wilayah pemukiman serta fasilitas energi Ukraina.
Serangan drone Rusia menewaskan dua warga serta melukai belasan orang di ibu kota Kyiv.
Rusia juga membakar pusat perbelanjaan di kota Zaporizhzhia melalui gempuran udara mendadak.
Di sisi lain, Ukraina melepaskan ratusan drone ke wilayah Semenanjung Krimea dan Laut Hitam.
Ukraina kini terus mendesak Amerika Serikat agar segera mengirimkan sistem pertahanan udara Patriot tambahan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













