Warga Gianyar Temukan Kepala Manusia di Muara Sungai Wos, Diduga Korban Mutilasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di Pantai Ketewel, Gianyar, Bali, setelah ditemukan potongan kepala dan bagian tubuh manusia di muara Sungai Wos. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di Pantai Ketewel, Gianyar, Bali, setelah ditemukan potongan kepala dan bagian tubuh manusia di muara Sungai Wos. (Posnews/Ist)

GIANYAR, POSNEWS.CO.ID – Pantai Ketewel mendadak gempar. Warga Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali, dibuat heboh setelah menemukan potongan kepala manusia mengambang di muara Sungai Wos, tepatnya di Pantai Tan Sema.

Penemuan mengerikan itu bermula saat seorang warga yang tengah jogging melihat benda mencurigakan terapung di aliran sungai, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Namun, saat didekati, ia terkejut bukan main. Benda tersebut ternyata kepala manusia. Tanpa pikir panjang, ia langsung melapor ke aparat desa dan polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kengerian tak berhenti di situ. Warga bersama petugas kemudian menyisir bibir pantai dan menemukan potongan tubuh lain tersangkut di bebatuan pemecah ombak.

Mulai dari lengan, paha, organ dalam, dada kiri atas, hingga potongan kaki ditemukan terpisah-pisah.

Baca Juga :  Buruh Tunda Demo Hari Ini, Ancam Mogok Nasional Jika UMP 2026 Tak Naik

Kapolres Gianyar, Chandra Kesuma, langsung turun ke lokasi bersama tim Inafis. Ia juga mengerahkan koordinasi penuh dengan Polda Bali untuk menggelar olah TKP dan mengamankan area.

“Ada dugaan mutilasi. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami. Polda Bali dan Polres Gianyar bekerja sama mengusut tuntas kasus ini,” tegas Chandra, Jumat (27/2/2026).

Tato Jam dan Bunda Maria Jadi Petunjuk

Polisi kini memburu identitas korban. Petugas menemukan ciri khusus berupa tato bergambar jam dan sosok Bunda Maria di lengan korban.

Sementara itu, pada potongan kepala terlihat kulit yang terkelupas dan rambut yang menipis, diduga akibat lama terendam air laut.

Tim forensik langsung membawa potongan tubuh ke RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah) Denpasar untuk autopsi dan uji DNA guna memastikan identitas serta penyebab kematian korban.

Baca Juga :  Cinta Ditolak, Nyawa Melayang - Pria di Sleman Bunuh Kekasih Sendiri

Dikaitkan dengan Kasus WN Ukraina

Menariknya, polisi juga membuka kemungkinan keterkaitan temuan ini dengan laporan penculikan warga negara Ukraina yang sebelumnya hilang di Bali.

Meski begitu, Kapolres menegaskan pihaknya masih menunggu hasil scientific investigation sebelum menyimpulkan.

“Apakah korban terkait kasus penculikan, kami masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah,” ujar Chandra, yang juga pernah menjabat Kapolres Tabanan.

Kini, polisi terus menyisir sepanjang garis Pantai Ketewel untuk mencari potongan tubuh lainnya.

Aparat juga memburu rekaman CCTV dan memeriksa saksi-saksi guna membongkar dugaan mutilasi yang menggemparkan Bali ini.

Kasus ini langsung menyedot perhatian publik. Polisi memastikan penyelidikan berjalan intensif dan berjanji memburu pelaku hingga tertangkap. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti
Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini
Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Berita Terbaru

Sony bayar $50.000 untuk laporan celah hypervisor PS5. Langkah peneliti independen ini memicu kemarahan komunitas dan menghentikan proyek PS5 Linux. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Bayar Hadiah 50 Ribu Dolar AS untuk Celah PS5 Jailbreak

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:53 WIB

Valve tambahkan dukungan drive CD optik ke kernel Steam Frame VR hanya dalam 10 menit usai respons permintaan pengguna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Dengarkan Komunitas, Valve Tambahkan CD Drive Eksternal

Sabtu, 31 Okt 2026 - 10:49 WIB

Pentagon menuduh Letjen Brett Sylvia membocorkan rahasia Perang Iran usai dipecat Menhan Pete Hegseth. Simak hasil uji poligraf. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:44 WIB

Aktor legendaris Sir Patrick Stewart meninggal dunia pada usia 86 tahun. Simak riwayat karier pemeran Kapten Picard dan Profesor X tersebut. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Aktor Legendaris Sir Patrick Stewart Meninggal Dunia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:40 WIB