Hakim Perintahkan Elon Musk Bersaksi Soal Kasus Gratifikasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konfrontasi di Oakland. Elon Musk memberikan kesaksian dalam persidangan melawan OpenAI, menuduh mantan rekannya mengkhianati misi kemanusiaan demi keuntungan kapitalis bersama Microsoft. Dok: (AP Photo/Godofredo A. Vásquez)

Konfrontasi di Oakland. Elon Musk memberikan kesaksian dalam persidangan melawan OpenAI, menuduh mantan rekannya mengkhianati misi kemanusiaan demi keuntungan kapitalis bersama Microsoft. Dok: (AP Photo/Godofredo A. Vásquez)

AUSTIN, POSNEWS.CO.ID – Hakim Agung Susan Hightower memutuskan agar Elon Musk bersaksi secara langsung menggunakan sumpah.

Keputusan ini keluar setelah warga Arizona melayangkan gugatan hukum melawan bos Tesla itu pekan ini.

Penggugat menuduh Musk menggunakan iming-iming hadiah uang untuk merebut data pribadi pemilih pada negara bagian penentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manipulasi Bagi-Bagi Uang Satu Juta Dolar

Joy Harvick dan Jacqueline McAferty memimpin gugatan kelompok ini sebagai perwakilan para korban.

Baca Juga :  Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Mereka menjelaskan bahwa Musk menjanjikan hadiah satu juta dolar secara acak lewat petisi dukungan konstitusi.

Namun, tim kampanye Musk memilih pemenang berdasarkan kriteria khusus dan kelayakan sebagai juru bicara.

Para pemilih tidak memiliki peluang menang yang nyata seperti janji kampanye luar ruang itu.

Pengakuan Mengejutkan Direktur America PAC

Hakim Hightower melihat potensi penipuan nyata dalam kampanye buatan komite politik America PAC.

Ia merujuk pada pengakuan Direktur America PAC Christopher Young saat pemeriksaan hukum Februari lalu.

Baca Juga :  Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Kembangan, Polisi Curigai Solar Masuk ke Tangki Pertalite

Young mengaku kaget dengan pilihan kata Elon Musk mengenai pembagian uang secara acak.

“Kami tidak merancang program ini untuk berjalan seperti sebuah lotre acak,” ungkap Young.

Peninjauan Hukum oleh Hakim Robert Pitman

Hakim Distrik Robert Pitman akan meninjau rekomendasi dari Hakim Hightower sebelum mengambil keputusan final.

Tim pengacara Elon Musk belum memberikan tanggapan resmi mengenai perintah bersaksi ini.

Musk mendirikan America PAC untuk menyokong kampanye sukses Donald Trump menuju kursi kepresidenan.

Kini, pengadilan federal fokus mengungkap kebenaran mengenai taktik penggalangan dukungan politik kontroversial ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida
Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah
Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan
Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros
Andy Burnham Resmi Mengambil Alih Kepemimpinan Inggris
Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan
Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:57 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41 WIB

Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:00 WIB

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros

Berita Terbaru