Warga Madura Depok Mengamuk, Protes Penggusuran Jalan Akses UI Tanpa Musyawarah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Madura Depok memprotes penggusuran bangunan di Jalan Akses UI saat mendatangi Kantor Satpol PP Kota Depok. (Posnews/Ist)

Warga Madura Depok memprotes penggusuran bangunan di Jalan Akses UI saat mendatangi Kantor Satpol PP Kota Depok. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Warga Madura di Depok akhirnya mengamuk. Pasalnya, petugas gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri membongkar bangunan di Jalan Akses UI, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis.

Tak terima digusur, warga langsung mendatangi Kantor Satpol PP Kota Depok di Jalan Margonda, Selasa (23/12/2025).

Dalam aksi itu, mereka menuntut kejelasan, pertanggungjawaban, serta solusi atas pembongkaran yang dinilai sepihak dan tanpa musyawarah.

Aksi protes tersebut dipimpin tokoh Pemuda Madura Depok, M. Hasan. Ia menegaskan, warga tidak menolak penataan kota. Namun demikian, ia mengecam cara penertiban yang dinilai mengabaikan keadilan, kepastian hukum, dan nilai kemanusiaan.

“Warga hanya mengontrak dan menempati lahan yang memiliki surat girik. Namun tiba-tiba, petugas menggusur tanpa musyawarah. Bahkan, permohonan toleransi pun ditolak,” tegas Hasan usai audiensi, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus Dahsyat, Status Naik Level IV Awas: Pendakian Ditutup Total

Lebih lanjut, Hasan menyebut pembongkaran dilakukan secara mendadak. Akibatnya, sebagian warga belum sempat menyelamatkan barang-barang ketika alat berat merobohkan bangunan.

“Kami tidak menghalangi pembangunan. Namun, jangan sampai prosesnya melanggar hak rakyat kecil. Sebab, bangunan itu menjadi rumah tinggal sekaligus sumber penghidupan,” ujarnya lantang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tebang Pilih Penertiban

Selain itu, Hasan menyoroti dugaan tebang pilih dalam penertiban. Pasalnya, bangunan di kanan dan kiri lokasi penggusuran masih berdiri meski berada dalam kawasan yang sama.

“Yang satu digusur, yang lain dibiarkan. Lalu, di mana letak keadilannya?” katanya.

Berdasarkan data warga, sedikitnya tiga bangunan bersurat girik sah telah dibongkar dan berdampak langsung pada tiga kepala keluarga. Oleh karena itu, warga menuntut ganti rugi serta kepastian hukum.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Tiga Admin Ditangkap di Jakarta Utara

Usai audiensi, Hasan memberi tenggat waktu satu pekan kepada Satpol PP Kota Depok untuk menindaklanjuti tuntutan warga. Jika tidak ada solusi, ia memastikan akan menggelar aksi yang lebih besar.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Sumber Daya dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Depok, Nurhadi, menyatakan pihaknya akan menyampaikan seluruh aspirasi warga kepada pimpinan.

“Kami sudah merangkum dan akan melaporkannya kepada pimpinan. Mudah-mudahan, ada solusi terbaik bagi semua pihak,” ujar Nurhadi.

Kini, kasus tersebut menjadi sorotan publik. Warga pun mendesak agar penertiban ke depan dilakukan secara adil, manusiawi, dan melalui musyawarah.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar
Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:20 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:08 WIB

Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat

Berita Terbaru