Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di tepi jalan dan saluran air yang tergenang di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas sehari-hari. (Posnews/Istimewa)

Tumpukan sampah di tepi jalan dan saluran air yang tergenang di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas sehari-hari. (Posnews/Istimewa)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Wajah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah di sejumlah tepi jalan, saluran air yang tidak berfungsi optimal, serta genangan air yang tak kunjung surut menjadi persoalan yang terus dikeluhkan warga.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan bau sampah dan bau saluran air yang menyengat.

Saat hujan turun, genangan kerap muncul karena drainase diduga tidak mampu mengalirkan air secara maksimal. Akibatnya, aktivitas masyarakat ikut terganggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan tersebut bukan cerita baru. Warga mengaku telah menghadapi masalah sampah dan buruknya drainase selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Kasus CSR BI-OJK Berlanjut, KPK Buka Peluang Panggil Perry Warjiyo

Namun hingga kini, penyelesaiannya dinilai belum memberikan perubahan yang signifikan.

Karena itu, pemerintah daerah perlu menjadikan persoalan ini sebagai prioritas.

Penanganan tidak cukup hanya mengangkut sampah sesekali, tetapi harus disertai pembenahan sistem pengelolaan sampah, normalisasi saluran air, pembangunan drainase yang sesuai standar teknis, serta pengawasan rutin di lapangan.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengevaluasi kinerja pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan drainase.

Jika terbukti terjadi kelalaian atau pelanggaran, sanksi administratif maupun tindakan sesuai ketentuan yang berlaku harus diterapkan agar pelayanan publik semakin baik.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diharapkan turun langsung meninjau kondisi Tarumajaya.

Baca Juga :  Budaya Over-Sharing di Media Sosial: Ketika Privasi Menjadi Komoditas Publik

Kehadiran pemerintah provinsi dapat mempercepat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mencari solusi yang konkret dan berkelanjutan.

Warga Tarumajaya berhak menikmati lingkungan yang bersih, jalan yang bebas genangan, serta sistem drainase yang berfungsi dengan baik.

Perbaikan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan bagian dari pelayanan dasar yang harus dirasakan seluruh masyarakat.

Sudah saatnya Tarumajaya keluar dari persoalan yang berulang. Langkah nyata, pengawasan yang ketat, dan komitmen semua pihak menjadi kunci agar wilayah ini berkembang menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan layak huni. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Purbaya Dicopot? Perombakan Kemenkeu hingga Tekanan Fiskal Disorot
Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat
Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa
Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)
Di Balik Dapur PKS: Tahap Perebusan dan Penebah
Panduan Lengkap Teknik Pembibitan Kelapa Sawit
Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WIB

Mengapa Purbaya Dicopot? Perombakan Kemenkeu hingga Tekanan Fiskal Disorot

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:38 WIB

Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48 WIB

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:33 WIB

Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)

Berita Terbaru

Steam milik Valve memproyeksikan rekor pendapatan menembus 20 miliar Dolar AS pada 2026 usai mengumpulkan 16,5 miliar Dolar. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Memproyeksikan Rekor Keuntungan Menembus 20 Miliar

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:06 WIB

SEGA dan YOYOYO merilis patung porselen Arita Sonic Infinite Blue edisi terbatas 50 unit seharga Rp 112,5 juta untuk ulang tahun ke-35. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

SEGA Merilis Patung Porselen Sonic Infinite Blue

Selasa, 6 Okt 2026 - 07:56 WIB