Polisi Tangkap Jambret Turis Prancis di Kota Tua, Pelaku Positif Sabu

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polsek Metro Tamansari mengembalikan telepon genggam milik wisatawan asal Prancis setelah menangkap pelaku penjambretan di kawasan Kota Tua Jakarta. (Posnews/Polsek Metro Tamansari)

Polisi Polsek Metro Tamansari mengembalikan telepon genggam milik wisatawan asal Prancis setelah menangkap pelaku penjambretan di kawasan Kota Tua Jakarta. (Posnews/Polsek Metro Tamansari)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Respons cepat jajaran Polsek Metro Tamansari kembali menuai apresiasi.

Seorang wisatawan asal Prancis, Duchaufour, mengucapkan terima kasih setelah polisi berhasil menangkap terduga penjambret telepon genggam miliknya di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) saat korban menikmati suasana Kota Tua. Tiba-tiba, seorang pria berinisial AH (27) diduga merampas telepon genggam korban sebelum melarikan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban segera melapor ke Pos Polisi Pinangsia. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Tamansari langsung menyisir lokasi kejadian.

Tak butuh waktu lama, petugas berhasil menangkap AH yang masih berada di kawasan Kota Tua.

Polisi menduga pelaku belum meninggalkan lokasi karena masih mengincar korban lain, terutama wisatawan.

Baca Juga :  Viral Pemotor Hadang Ambulans di Depok, Pelaku Ditangkap Polisi

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan petugas mengamankan pelaku pada hari yang sama bersama barang bukti telepon genggam milik korban.

“Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama di kawasan Kota Tua. Dari hasil pendalaman sementara, ada dugaan pelaku masih mencari korban lainnya,” ujar Bobby, Selasa (7/7/2026).

Polisi kemudian mengembalikan telepon genggam tersebut kepada korban sehingga Duchaufour dapat melanjutkan perjalanannya dengan tenang.

Atas kesigapan polisi, Duchaufour menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah membantunya.

“Thank you for the police because it’s a big problem and he helped me. He was friendly, they resolved my problem. Thank you, terima kasih banyak.”

Baca Juga :  Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Dalam bahasa Indonesia, Duchaufour menyampaikan rasa terima kasih karena polisi bertindak cepat, ramah, dan berhasil menyelesaikan masalah yang dialaminya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan menunjukkan AH mengaku baru pertama kali melakukan penjambretan.

Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatannya dalam aksi serupa di kawasan Kota Tua.

Selain itu, hasil tes urine menunjukkan AH positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Kepada penyidik, ia mengaku berencana menjual telepon genggam hasil kejahatannya untuk membeli sabu.

Polisi memastikan penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya tindak pidana lain yang melibatkan pelaku sekaligus menjaga keamanan kawasan Kota Tua sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jakarta. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi
Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas
Kematian Bharatu Valdo Sisakan Pertanyaan, Pengacara Minta Penyidikan Dibuka Terang
4 Proyektil Bersarang di Kepala Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Berita Terbaru