JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Respons cepat jajaran Polsek Metro Tamansari kembali menuai apresiasi.
Seorang wisatawan asal Prancis, Duchaufour, mengucapkan terima kasih setelah polisi berhasil menangkap terduga penjambret telepon genggam miliknya di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) saat korban menikmati suasana Kota Tua. Tiba-tiba, seorang pria berinisial AH (27) diduga merampas telepon genggam korban sebelum melarikan diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban segera melapor ke Pos Polisi Pinangsia. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Tamansari langsung menyisir lokasi kejadian.
Tak butuh waktu lama, petugas berhasil menangkap AH yang masih berada di kawasan Kota Tua.
Polisi menduga pelaku belum meninggalkan lokasi karena masih mengincar korban lain, terutama wisatawan.
Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan petugas mengamankan pelaku pada hari yang sama bersama barang bukti telepon genggam milik korban.
“Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama di kawasan Kota Tua. Dari hasil pendalaman sementara, ada dugaan pelaku masih mencari korban lainnya,” ujar Bobby, Selasa (7/7/2026).
Polisi kemudian mengembalikan telepon genggam tersebut kepada korban sehingga Duchaufour dapat melanjutkan perjalanannya dengan tenang.
Atas kesigapan polisi, Duchaufour menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah membantunya.
“Thank you for the police because it’s a big problem and he helped me. He was friendly, they resolved my problem. Thank you, terima kasih banyak.”
Dalam bahasa Indonesia, Duchaufour menyampaikan rasa terima kasih karena polisi bertindak cepat, ramah, dan berhasil menyelesaikan masalah yang dialaminya.
Sementara itu, hasil pemeriksaan menunjukkan AH mengaku baru pertama kali melakukan penjambretan.
Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatannya dalam aksi serupa di kawasan Kota Tua.
Selain itu, hasil tes urine menunjukkan AH positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Kepada penyidik, ia mengaku berencana menjual telepon genggam hasil kejahatannya untuk membeli sabu.
Polisi memastikan penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya tindak pidana lain yang melibatkan pelaku sekaligus menjaga keamanan kawasan Kota Tua sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jakarta. **
Editor : Hadwan












