JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merombak jajaran perwira tinggi Polri menjelang akhir 2025.
Salah satu figur yang mendapat penugasan strategis ialah Brigjen Pol Drs. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., yang kini dipercaya menjabat Wakapolda Riau.
Kapolri menunjuk Hengki melalui Surat Telegram Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.
Dalam mutasi tersebut, Hengki menggantikan Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo setelah sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin organisasi.
Selain pembinaan karier, mutasi ini bertujuan memperkuat profesionalisme dan meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.
Sosok Reserse Tangguh
Brigjen Pol Hengki Haryadi merupakan lulusan Akpol 1996 dan SMA Taruna Nusantara 1993.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwira kelahiran Palembang, 16 Oktober 1974, ini dikenal luas sebagai polisi reserse dengan rekam jejak tegas dan berani dalam memberantas premanisme serta kejahatan besar.
Nama Hengki mencuat saat menjabat Kapolres Jakarta Pusat. Berasal dari fungsi reserse, ia tercatat tiga kali menindak Rosario de Marshal alias Hercules pada 2013, 2017, dan 2018 terkait kasus kekerasan, pemerasan, hingga pendudukan lahan.
Meski sempat mendapat tantangan terbuka dalam sebuah acara pada 2023, Hengki memilih sikap profesional dan humanis. Ia memaafkan setelah pihak terkait menyampaikan permintaan maaf.
Deretan Kasus Besar
Karier Hengki dipenuhi pengungkapan perkara kelas kakap. Ia terlibat langsung dalam pembongkaran kasus pembunuhan berantai Wowon Cs, kasus John Kei, serta sindikat perdagangan organ tubuh lintas negara.
Di bidang narkotika, Hengki menangkap aktor Steve Emmanuel pada 2018. Pada Juli 2021, ia kembali mencuri perhatian publik usai menangkap Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani.
Bahkan pada 2019, Hengki berkolaborasi dengan DEA Amerika Serikat mengungkap penyelundupan 28 kilogram sabu bermodus bungkus kopi.
Pada 2022, Hengki memimpin penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja di Lampung. Selanjutnya, ia membongkar kasus mafia tanah dengan menangkap empat pejabat BPN beserta pendananya.
Perwira Berprestasi
Selain berpengalaman di lapangan, Hengki juga unggul secara akademis. Ia menjadi lulusan terbaik Sespimti Polri ke-29 dan Sespimmen ke-60 Tahun 2020, serta menerima penghargaan langsung dari Kapolri.
Hengki juga tercatat memiliki pengalaman operasi dalam Operasi Seroja, yang memperkuat rekam jejak kepemimpinannya.
Kini, sebagai Wakapolda Riau, Hengki menyatakan siap mengemban amanah.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat Riau. Semoga saya amanah menjalankan tugas,” ujar Hengki, Sabtu (20/12/2025).
Dengan segudang pengalaman dan prestasi, Hengki Haryadi diharapkan memperkuat kinerja Polda Riau serta menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Lancang Kuning.
Riwayat Karier:
1.Pamapta II Polres Dili, Timor Timur (1997).
2.Kasat Lantas Polres Manatuto (1998)3. Kasat Lantas Polres Dili (1999)
4.Wakapolsek Lengkong (1999)
5.Kasat Lantas Polres Garut (2001)
6.Pama Polda Lampung (2002)
7.Kasat Reskrim Polres Tulangbawang (2004)
8.Kapolsek Telukbetung Selatan (2005).
9.Kasat Reskrim Poltabes Bandar Lampung (2006)
10.Kanit III Sat I Dit Reskrim Polda Lampung (2008)
11.Pamen Polda Metro Jaya (2010)
12.Kasubbag Kermalat Bagbinlat Ro Ops Polda Metro Jaya (2010).
13.Kapolsek Metro Gambir (2011)
14.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat (2011)
15.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2012)
16.Kapolres KP3 Tanjungpriok (2014)
17.Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016)
18.Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri (2017)
19.Kapolres Metro Jakarta Barat (Oktober 2017)
20.Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri (2019)
21.Kapolres Metro Jakarta Pusat (Medio November 2020)
22.Dirreskrimum Polda Metro Jaya (13 April 2022)
23.Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri (7 Desember 2023)
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan


















