Prabowo Rayakan Tahun Baru 2026 di Pengungsian Tapsel, Tegaskan Negara Tak Tinggalkan Rakyat

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam tahun baru 2026 bersama warga korban bencana di pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan. (Posnews/Biro Pers)

Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam tahun baru 2026 bersama warga korban bencana di pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan. (Posnews/Biro Pers)

TAPANULI SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun menuju 2026 bersama warga korban bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Langkah ini menegaskan kehadiran negara di tengah rakyat yang sedang tertimpa musibah.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan pernah meninggalkan rakyat dalam kondisi apa pun. Ia memastikan negara selalu berdiri bersama masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita hadapi semua ini bersama,” tegas Prabowo di hadapan warga pengungsian, Rabu (31/12/2025).

Lebih lanjut, Prabowo menyebut keputusan bermalam di lokasi pengungsian merupakan pilihan sadar sebagai wujud empati, kepedulian, dan tanggung jawab negara kepada rakyatnya.

“Pada pergantian tahun ini, saya memilih berada bersama saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan alam melimpah, namun memiliki risiko bencana yang tinggi. Karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan serta sikap menghormati alam.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Panen Sayuran P2L, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negeri kita sangat indah dan makmur, tetapi kita harus waspada. Alam wajib kita jaga, rawat, dan hormati,” ucapnya.

Selain itu, Prabowo menekankan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap musibah dan tantangan bangsa.

“Kita harus tetap kuat, ikhlas, dan tegar. Yang paling penting, kita bergotong royong menghadapi kesulitan bersama,” katanya.

Terkait penanganan pascabencana, Prabowo mengungkapkan progres signifikan yang telah dicapai pemerintah bersama seluruh pihak terkait. Ia memastikan tidak ada lagi desa di Tapanuli Selatan yang terisolasi.

“Saya menerima laporan bahwa sudah tidak ada desa yang terputus aksesnya di Tapsel,” ungkap Prabowo.

Ia juga mengapresiasi percepatan pembangunan jembatan darurat yang berhasil diselesaikan jauh lebih cepat dari biasanya.

“Biasanya butuh tiga minggu hingga satu bulan. Kali ini bisa selesai hanya dalam sepuluh hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Buruh Ultimatum Pemerintah, Upah 2026 Naik 7,77% atau Mogok Nasional

Apresiasi Kepada Seluruh Petugas di Lapangan

Prabowo turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas di lapangan, mulai dari TNI, Polri, BNPB, kementerian terkait, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pemulihan.

“Saya minta semua lembaga terus bekerja siang dan malam. Terima kasih TNI, Polri, BNPB, PU, dan seluruh pihak yang berjuang di lapangan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang akibat bencana.

“Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Negara akan mengurus saudara-saudara semua sebaik mungkin. Rumah yang rusak dan hilang akan kita bangun kembali,” tegas Prabowo.

Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh warga bangkit dengan semangat baru, optimisme, dan kebersamaan demi masa depan Indonesia yang lebih kuat.

“Mari kita songsong masa depan dengan optimisme. Negara kita akan semakin kuat,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB