JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi terjadi hari ini Sabtu (3/1/2026) hingga besok, Minggu (4/1/2026).
Di tengah lonjakan penumpang, pemerintah mewajibkan seluruh penumpang internasional mengisi aplikasi All Indonesia sebelum tiba di Tanah Air.
Kebijakan ini berlaku di seluruh bandara dan pelabuhan internasional Indonesia. Penumpang yang lalai berpotensi mengalami antrean panjang saat pemeriksaan kedatangan.
Direktorat Jenderal Imigrasi menegaskan, aplikasi All Indonesia menjadi satu-satunya formulir digital resmi deklarasi kedatangan internasional.
Sistem ini menggabungkan layanan imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina dalam satu platform.
“Penumpang bisa mengisi aplikasi ini maksimal tiga hari sebelum kedatangan agar proses di bandara lebih cepat dan lancar,” kata Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh, Sabtu (3/1/2026).
Dengan pengisian awal, penumpang terhindar dari kerepotan dan penumpukan antrean di konter pemeriksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu QR Code, Gantikan Banyak Formulir
Setelah mengisi data paspor, penerbangan, alamat tujuan, riwayat perjalanan, hingga deklarasi kesehatan dan barang bawaan, sistem akan mengeluarkan satu kode QR.
Kode QR inilah yang langsung dipindai petugas Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina, tanpa perlu formulir fisik terpisah. Praktis, cepat, dan terintegrasi.
Pemerintah Tegas, Ini Gerbang Citra Indonesia
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan, sistem All Indonesia menjadi wajah pertama Indonesia di mata dunia.
“Gerbang negara adalah etalase bangsa. Sistem kedatangan harus modern, ramah, dan efisien,” tegas Agus.
Ia menilai, penyederhanaan prosedur ini tak hanya mempercepat layanan, tetapi juga mendorong kepercayaan internasional dan akselerasi ekonomi nasional.
Aplikasi All Indonesia resmi berlaku sejak 1 Oktober 2025 dan menjadi satu-satunya sistem deklarasi kedatangan di seluruh bandara dan pelabuhan Indonesia. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store, App Store, serta versi web resmi.
Di tengah puncak arus balik Nataru, pemerintah mengingatkan: isi All Indonesia lebih awal, atau siap terjebak antrean panjang.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















