POSNEWS.CO.ID, KUMAMOTO — Aeon Co mengumumkan pada Selasa bahwa staf lapangan mengizinkan karyawan masuk kembali ke mal yang terdampak gempa. Padahal, aturan perusahaan sebenarnya melarang evakuasi tersebut.
Akibatnya, tujuh pekerja tewas dalam ledakan yang terjadi di fasilitas itu pada akhir Juli lalu. Insiden ini terjadi tak lama setelah gempa besar mengguncang Kumamoto.
Karyawan Diizinkan Kembali demi Barang Berharga
Menurut Aeon, staf lapangan di Aeon Mall Kumamoto di Kashima mengizinkan karyawan masuk kembali setelah mereka meminta izin. Saat itu, para karyawan ingin mengambil barang berharga seperti kunci mobil dan telepon genggam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, sebagian karyawan juga meminta izin untuk menutup mesin kasir setelah gempa kuat mengguncang wilayah tersebut.
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto pada 28 Juli. Bahkan, guncangan ini mencapai level maksimum 7 pada skala intensitas seismik Jepang di sejumlah wilayah barat daya prefektur tersebut.
Akibat gempa ini, sejumlah karyawan yang berangkat kerja menggunakan mobil tidak bisa pulang.
Aturan Perusahaan Belum Mencakup Skenario Ini
Aeon mengakui bahwa aturan dan pelatihan mereka belum mencakup kasus pasca-evakuasi terkait barang pribadi. Selain itu, aturan tersebut juga belum mengatur situasi karyawan yang tidak bisa pulang setelah berangkat kerja dengan mobil.
Akibatnya, ketiadaan prosedur ini akhirnya menyerahkan keputusan tersebut kepada staf lapangan. Perusahaan pun menyebut kondisi ini sebagai celah utama dalam sistem evakuasi mereka.
Aeon Janji Revisi Aturan
Menanggapi insiden ini, perusahaan ritel raksasa tersebut menyatakan akan merevisi aturan mereka. Ke depannya, karyawan dapat membawa barang berharga saat bekerja untuk menghindari kejadian serupa.
Presiden Aeon, Akio Yoshida, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers pada 29 Juli. Namun, ia menegaskan bahwa aturan internal perusahaan sebenarnya melarang karyawan yang sudah mengungsi untuk masuk kembali ke gedung.
Kronologi Ledakan di Mal
Ledakan di mal tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 waktu setempat. Dengan kata lain, insiden ini berlangsung sekitar satu jam dua puluh menit setelah gempa dahsyat mengguncang kawasan tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













