JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Atlet triathlon putri Martina Ayu Pratiwi kebanjiran bonus Rp 3,4 miliar dari Presiden Prabowo Subianto. Bonus fantastis itu diberikan usai Martina menggila di SEA Games Thailand 2025 dengan raihan 7 medali.
Martina menyabet 5 emas dan 2 perak dari cabang triathlon, duathlon, dan aquathlon. Prestasi itu menjadikannya atlet Indonesia dengan medali terbanyak di SEA Games 2025.
Presiden Prabowo menyerahkan bonus secara simbolis di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Total 7 medali, lima emas dan dua perak. Semua dikonversi jadi Rp 3,4 miliar,” ujar Martina.
Ini menjadi SEA Games pertama bagi Martina. Namun, perjuangannya tak main-main. Ia mengaku berlatih tanpa kenal cuaca, bahkan harus jauh dari keluarga.
“Latihan siang, hujan panas tetap jalan. Banyak pengorbanan, termasuk jauh dari keluarga,” katanya.
Atlet berusia 22 tahun itu memastikan bonus miliaran rupiah akan dipakai untuk investasi masa depan dan membantu orang tua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk investasi prestasi ke depan dan bantu orang tua di rumah,” ucap Martina.
Tancap Gas Persiapan Asian Games 2026
Tak mau larut euforia, Martina sudah kembali tancap gas latihan sejak awal Januari untuk Asian Games 2026. Meski begitu, ia belum memasang target medali.
“Latihan sudah mulai lagi. Fokus persiapan Asian Games,” ujarnya.
Martina juga menyuntik semangat atlet Tanah Air agar disiplin, fokus, dan pantang menyerah.
“Prestasi tinggi itu berat. Kuncinya latihan, disiplin, dan semangat,” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengundang atlet dan pelatih SEA Games ke-33 Thailand ke Istana Negara untuk menyerahkan bonus prestasi.
Menpora Erick Thohir mengungkap Indonesia sukses melampaui target. Kontingen Merah Putih membawa pulang 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
“Target awal 80 emas, hasilnya 91 emas. Ini luar biasa,” kata Erick.
Pemerintah juga mencatat bonus tertinggi sepanjang sejarah olahraga Indonesia. Atlet emas tunggal menerima Rp 1 miliar.
Perak tunggal Rp 315 juta, perunggu tunggal Rp 157 juta.
Emas beregu Rp 500 juta per orang, perak Rp 220,5 juta, perunggu Rp 110,25 juta.
Total anggaran bonus atlet dan pelatih mencapai Rp 465,25 miliar dan telah ditransfer melalui Bank BRI.
“Terima kasih Pak Presiden. Bonus emas Rp 1 miliar ini terbesar sepanjang sejarah,” tutup Erick.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















