Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalin

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bagi anda pengendara yang melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan sebaiknya menghindari jalur tersebut. Pasalnya, mulai pagi ini, Rabu (14/1/2026) pembongkaran tiang monorel mangkrak akan berlangsung.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta langsung menerapkan rekayasa lalu lintas sejak pukul 08.30 WIB.

Melalui akun Instagram resminya, Dishub DKI Jakarta mengumumkan rekayasa lalu lintas diberlakukan seiring groundbreaking pekerjaan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said sisi timur, wilayah administrasi Jakarta Selatan.

Pengaturan lalu lintas berlaku mulai pagi ini hingga pekerjaan selesai.

Dishub menjelaskan lokasi pembongkaran membentang di sepanjang Jalan HR Rasuna Said sisi timur.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang 7–8 November 2025

Titik awal pekerjaan dimulai setelah Jalan Gembira dan berakhir di simpang Jalan Jenderal Gatot Subroto, kawasan Kuningan. Proses pembongkaran dipastikan berlangsung sejak pukul 08.30 WIB.

Selama kegiatan pembongkaran berlangsung, Dishub DKI Jakarta menutup jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said sisi timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penutupan dilakukan dari ujung utara jalur lambat hingga bukaan pertama jalur cepat menuju jalur lambat.

Seiring penutupan tersebut, pengguna jalan diimbau menghindari ruas Jalan HR Rasuna Said sisi timur.

Pengendara diminta menyesuaikan rute perjalanan serta mengikuti pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Pak, Saya Mau Ayam Goreng: Harapan Sederhana Korban Mobil MBG Saat Dijenguk Prabowo

Dishub juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi arahan petugas demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama proses pembongkaran berlangsung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembongkaran tiang monorel tetap berjalan sesuai jadwal.

Penegasan itu disampaikan menyusul pernyataan PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang sempat menyebut masih ada pembahasan dengan Pemprov DKI Jakarta.

Pramono memastikan seluruh proses pembongkaran dilakukan mulai pagi hari.

Ia juga menyatakan Pemprov DKI telah menyampaikan informasi teknis, termasuk waktu pelaksanaan dan rekayasa lalu lintas, agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dan perjalanan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas
Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?
5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WIB

PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Jumat, 17 April 2026 - 12:40 WIB

Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Berita Terbaru