Meikarta Jadi Lokasi Rusun Subsidi, KPK Pastikan Kasus Suap Tuntas

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang direncanakan menjadi lokasi rumah susun subsidi tahun 2026. (Posnews/Net)

Kawasan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang direncanakan menjadi lokasi rumah susun subsidi tahun 2026. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah akhirnya mengendalikan perjalanan panjang kasus Meikarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons rencana pemerintah menjadikan Meikarta sebagai lokasi rumah susun (rusun) subsidi.

KPK sendiri menegaskan tidak ada persoalan hukum terkait langkah tersebut.

Sebelumnya, Meikarta sempat terseret kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, KPK memastikan perkara itu tidak berkaitan dengan unit rumah susun yang akan dimanfaatkan pemerintah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, dalam penanganan perkara Meikarta, KPK tidak pernah menyita unit rusun.

“Dalam perkara dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta, KPK tidak melakukan penyitaan terhadap unit rumah susun tersebut,” ujar Budi, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Hujan Lebat Ancam Jabodetabek, BMKG Warning Petir dan Angin Kencang Sabtu Ini

Lebih lanjut, Budi menjelaskan penyitaan yang dilakukan KPK hanya terbatas pada aset dan uang yang diduga berasal dari pemberian suap pihak swasta kepada Bupati Bekasi periode 2017–2022, Neneng Hassanah Yasin.

Dengan demikian, tidak ada hambatan hukum apabila pemerintah memanfaatkan kawasan Meikarta untuk program rusun subsidi.

“Betul, ihwal dengan perkara suap izin di KPK sudah clear,” tegas Budi.

Meikarta Masuk Peta Rusun Subsidi 2026

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan Meikarta masuk daftar lokasi rusun subsidi, sebagaimana disampaikan pada 13 Januari 2026.

Dua hari berselang, tepatnya 15 Januari 2026, Maruarar kembali menegaskan pembangunan rusun subsidi di Meikarta akan direalisasikan pada 2026.

Baca Juga :  OTT KPK di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Kunang Dicokok Bersama 9 Orang

Pemerintah memilih Meikarta karena kesiapan lahan serta tingginya kebutuhan hunian di kawasan industri sekitar lokasi.

Menurut Maruarar, kawasan Meikarta dinilai strategis untuk pekerja sektor industri, sehingga cocok dijadikan sentra hunian bersubsidi.

Sebagai catatan, kasus Meikarta mencuat usai KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 Oktober 2018.

Perkara tersebut menjerat sejumlah pihak dalam pengurusan perizinan proyek dan telah diproses secara hukum.

Kini, KPK menegaskan status hukum proyek tuntas, sehingga pemerintah bisa langsung menjalankan program rusun subsidi di Meikarta.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan
Jokowi tunjukkan ijazah di sidang Roy Suryo
Jokowi Duduk di Kursi Saksi, Polisi Siaga Amankan Sidang Roy Suryo
Dudung Buka Suara soal Tiga Petinggi Polri Tersangka Penyadapan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 November 2026 - 16:55 WIB

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 16:44 WIB

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Kamis, 5 November 2026 - 16:13 WIB

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menggunakan helikopter water bombing.

NASIONAL

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:04 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Posnews/Gerindra)

NASIONAL

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:55 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan membahas pengamanan hakim dan pengadilan. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:44 WIB

PP Polri mendukung Kapolri Suyudi menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan dua pejabat Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:13 WIB