Gunung Merapi Semburkan Awan Panas 9 Kali, BPBD Sleman Siagakan Barak dan 12.000 Masker

Selasa, 4 November 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gunung Merapi kembali erupsi, meluncurkan awan panas 9 kali dalam semalam. Status kini SIAGA (Level III), BPBD Sleman siagakan personel dan logistik. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Gunung Merapi kembali erupsi, meluncurkan awan panas 9 kali dalam semalam. Status kini SIAGA (Level III), BPBD Sleman siagakan personel dan logistik. Dok: Istimewa.

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID — Gunung Merapi (2.930 mdpl) menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanis signifikan dengan mengeluarkan awan panas guguran sebanyak sembilan kali, sejak Minggu (2/11/2025) siang hingga Senin (3/11/2025) dini hari. Badan Geologi telah menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III (SIAGA).

Menanggapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman segera melakukan langkah antisipasi. BPBD Sleman telah menyiagakan tim pemantauan, logistik, hingga barak pengungsian untuk menghadapi potensi dampak erupsi.

Rentetan Awan Panas Guguran

Badan Geologi merekam jelas aktivitas terbaru Merapi. Salah satu guguran awan panas yang signifikan terjadi pada Minggu malam pukul 20.46 WIB.

“Terjadi awan panas guguran dengan estimasi jarak luncur sekitar 1.200 meter ke arah Barat Daya,” ungkap Badan Geologi dalam rilis resminya. Perekam mencatat guguran tersebut dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 111 detik.

Baca Juga :  Trump Bubarkan Riset Iklim NCAR, Tuduh Ilmuwan Sebarkan Alarmisme

Kamera pemantau di Pos Panguk menangkap visual cahaya pijar dan kolom awan gelap yang bergerak menuruni lereng gunung. Meski aktivitas meningkat, otoritas meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi mitigasi.

Kesiapsiagaan BPBD Sleman

BPBD Sleman bergerak cepat menyiagakan seluruh elemen mitigasi, meskipun laporan belum menunjukkan dampak signifikan di wilayah Sleman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di berbagai titik pantau strategis seperti PGM Kaliurang, Ngrangkah, Tunggularum, dan Glagaharjo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihaknya juga menyiagakan Tim di Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) dalam posisi on call (siap menerima panggilan) kapan saja. Kawan-kawan barak semua standby via telepon,” kata Bambang, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Keajaiban Iglo: Rumah Salju Menjaga Kehangatan di Tengah Badai Arktik?

Logistik dan Masker Telah Siap

Selain personel, kesiapan logistik menjadi fokus utama. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, memastikan bahwa barak pengungsian, logistik, dan ketersediaan masker dalam kondisi siap dan mencukupi.

Bambang Kuntoro menambahkan bahwa stok masker menjadi krusial untuk melindungi warga dari paparan abu vulkanik. “Masker sudah tersedia di masing-masing padukuhan di lereng Merapi dan di pos-pos pantau. Di gudang logistik saat ini masih tersimpan 12.000 pcs, dan BPBD siap mendistribusikannya,” jelasnya.

Haris Martapa juga menegaskan bahwa Early Warning System (EWS) yang terpasang di sepanjang sungai yang berhulu di Merapi dalam kondisi aktif. “EWS semua hidup dan ada penjaganya,” tegasnya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB