Judi Balap Lari Pakai Taruhan Rp300 Ribu di Jaksel, 8 Pelajar Diciduk Polisi

Kamis, 22 Januari 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Balap Lari Pelajar Tutup Jalan di Jaksel, Polisi Turun Tangan. (Posnews/Ist)

Aksi Balap Lari Pelajar Tutup Jalan di Jaksel, Polisi Turun Tangan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi membekuk delapan pelajar yang diduga terlibat judi balap lari di Jalan M Saidi Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Para pelaku menutup jalan umum dan menggelar balapan liar pada dini hari.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menegaskan, aksi tersebut bukan kali pertama. Kelompok yang sama sudah berulang kali melakukan balap lari sejak 2024.

Sebelumnya, para pelajar ini menggelar aksi serupa di Meruya dan Puri Indah, Jakarta Barat, serta sejumlah titik di Jakarta Selatan. Terakhir, polisi mengamankan mereka pada 15 dan 17 Januari 2026 di kawasan Pesanggrahan.

Baca Juga :  Maling Rp4,5 Miliar Asal Tiongkok Digaruk Polisi Tangerang, Satu Kabur ke Negaranya

Selain itu, polisi mengungkap para pelaku berjudi dengan sistem patungan. Setiap kelompok menyetor taruhan sekitar Rp300 ribu, yang disepakati melalui media sosial.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku menutup jalan menggunakan sepeda motor. Mereka memarkir motor melintang sebelum memulai balapan lari.

Dalam penindakan, polisi menyita sepeda motor dan ponsel yang digunakan untuk komunikasi dan pengaturan jadwal balapan.

Delapan pelajar tersebut berasal dari berbagai daerah. Dua pelajar berdomisili di Jakarta Selatan, sementara enam lainnya berasal dari Tangerang Selatan, Jakarta Barat, dan Banten.

Baca Juga :  Tragis! Husain Tewas Tertembak di Dalam Mobil, Polisi Buru Pengendara Motor di Polman

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, polisi menangani kasus ini dengan pendampingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) karena seluruh pelaku masih berstatus anak.

Ke depan, kepolisian akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk pembinaan. Pelajar diarahkan mengikuti kegiatan atletik resmi agar bakat tersalurkan secara positif.

Sementara itu, pihak sekolah masih menunggu hasil koordinasi terkait sanksi administratif, termasuk evaluasi Kartu Jakarta Pintar (KJP). (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm
Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT
The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka
Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis
Xi Jinping dan Keir Starmer Bertemu di Beijing: Akhiri 8 Tahun Kebekuan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:56 WIB

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:42 WIB

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:14 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:57 WIB

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Berita Terbaru

Kembali ke jalur diplomasi. Setelah drama ancaman aneksasi, pejabat senior Denmark, Greenland, dan AS gelar pertemuan konstruktif pertama di Washington. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:42 WIB

Personel Brimob Gegana mengevakuasi warga terjebak banjir di Komplek Golden Ville, Daan Mogot, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:14 WIB