Dua Oknum Konselor Siksa Anak Jalanan di Lubuklinggau, Korban Lompat dari Lantai 2

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

LUBUKLINGGAU, POSNEWS.CO.ID – Sangat memprihatinkan, kasus penganiayaan sadis yang mengguncang rumah rehabilitasi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dua oknum konselor berinisial K (41) dan RA (38) tega menganiaya anak jalanan berinisial AD (15) hingga korban nekat kabur dengan cara ekstrem. Polisi kini menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar membenarkan penetapan status tersangka tersebut. Penetapan dilakukan usai penyidik menggelar perkara dan mengumpulkan alat bukti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œBenar, setelah gelar perkara, dua oknum yang bekerja sebagai penjaga keamanan di rumah rehabilitasi itu kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kurniawan, Jumat (23/1/2026).

Peristiwa ini bermula pada Senin (15/12/2025). Saat itu, salah satu pelaku menyuruh korban membeli rokok sambil memberi uang Rp50 ribu. Namun, setelah menerima uang, korban justru kabur dari rumah rehabilitasi dengan memesan ojek online.

Baca Juga :  Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Meski sempat melarikan diri, korban kembali tertangkap. Setibanya di kawasan Kenanga II, AD mengaku kelaparan dan mengamen.

Tak lama kemudian, petugas rumah rehabilitasi menemukan korban dan membawanya kembali ke lokasi.

Namun, bukannya dibina, korban justru mengalami kekerasan brutal. Di dalam rumah rehabilitasi, kedua tersangka memukul kepala korban menggunakan gitar sebanyak tiga kali.

Aksi sadis itu tak berhenti di situ. Pelaku menyeret korban ke gudang di sebelah bangunan dan kembali menghajarnya.

Baca Juga :  Brigjen Densus 88 Blusukan ke Sawah, Eks Napiter Disulap Jadi Petani

Dalam kondisi diborgol, korban kemudian dibawa ke gudang lantai dua. Di sanalah drama pelarian terjadi. AD nekat mengutak-atik borgol hingga terlepas, lalu meloncat dari jendela lantai dua.

Tak hanya itu, korban bahkan berenang menyeberangi sungai demi menyelamatkan diri sebelum akhirnya kabur dari rumah rehabilitasi tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka kini diamankan di Polres Lubuklinggau. Polisi menjerat mereka dengan pasal penganiayaan terhadap anak dan memastikan proses hukum berjalan tegas.

Kasus ini menyita perhatian publik dan memicu kecaman luas. Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan praktik kekerasan serupa, khususnya terhadap anak dan kelompok rentan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Boks Hilang Kendali Tabrak Pembatas Tol Cakung-Cilincing, 2 Orang Terluka
Kasus Dugaan Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Roy Suryo
Pramono Anung Hormati Langkah Hukum Keluarga Korban Balita di Proyek Manggarai
Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil
Soal LGBT, Natalius Pigai: Hak Warga Negara Tetap Harus Dijamin
Bulog Tarik Minyakita Bermasalah di Jateng, Dugaan Bau Solar Jadi Sorotan
Polisi Gagalkan Pencurian Baterai BTS di Lampung, Satu Pelaku Tewas usai Baku Tembak
Lubang Proyek Makan Korban di Tebet, Polisi Selidiki Standar Keselamatan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:17 WIB

Mobil Boks Hilang Kendali Tabrak Pembatas Tol Cakung-Cilincing, 2 Orang Terluka

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Roy Suryo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pramono Anung Hormati Langkah Hukum Keluarga Korban Balita di Proyek Manggarai

Senin, 29 Juni 2026 - 18:13 WIB

Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil

Senin, 29 Juni 2026 - 17:46 WIB

Soal LGBT, Natalius Pigai: Hak Warga Negara Tetap Harus Dijamin

Berita Terbaru

Menantang sejarah di Houston. Pelatih Jepang Hajime Moriyasu meyakini kekuatan kolektif anak asuhnya sanggup meruntuhkan dominasi Brasil demi mengamankan tiket perempat final pertama sepanjang sejarah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil

Senin, 29 Jun 2026 - 18:13 WIB