Bareskrim Sita 28 Ton Timah Ilegal, Diduga Hendak ke Malaysia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tersangka di Borgol.
(Posnews/Pexel)

Ilustrasi, Tersangka di Borgol. (Posnews/Pexel)

BELITUNG TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Bisnis timah ilegal kembali terbongkar.

Bareskrim Polri menggerebek sebuah gudang di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan menemukan 28 ton pasir timah yang diduga berasal dari pertambangan ilegal.

Penggerebekan dilakukan Dit Tipiter Bareskrim Polri pada Kamis dini hari, 13 Agustus 2026. Polisi menduga pasir timah tersebut tengah dipersiapkan untuk dikirim secara ilegal ke Malaysia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan, penyidik langsung mengamankan ratusan karung pasir timah dari lokasi.

β€œTim melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas penyimpanan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia,” kata Irhamni, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga :  Penyelundupan Emas Meningkat, Bea Cukai dan Polri Buru Sindikat PETI

28 Ton Timah Tersimpan di 568 Karung

Polisi menemukan 568 karung berisi pasir timah dengan total berat mencapai 28 ton. Dari jumlah tersebut, 97 karung diduga sudah dibayar dan siap dikirim.

Temuan ini memperkuat dugaan adanya rantai perdagangan timah ilegal yang tidak hanya melibatkan aktivitas pertambangan, tetapi juga pengumpulan, penyimpanan, hingga pengiriman lintas negara.

Karena itu, penyidik kini bergerak lebih jauh untuk mengungkap siapa saja yang berada di balik jaringan tersebut.

Dua Orang Tersangka

Bareskrim menetapkan RR dan DW sebagai tersangka dalam kasus ini.

RR diduga berperan mencari dan mengumpulkan pasir timah dari wilayah Belitung Timur. Sementara itu, DW diduga bertugas mengangkut timah menggunakan kendaraan.

Baca Juga :  Sopir Pembunuh Bocah 11 Tahun di Pondok Pinang Meninggal Dunia di RS Polri

Kendati dua tersangka telah ditetapkan, polisi masih memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Jaringan Penyelundupan Masih Dibongkar

Penyidik terus menelusuri asal pasir timah, pihak yang membiayai pembelian, hingga tujuan akhir pengiriman. Langkah tersebut penting untuk membongkar jaringan secara menyeluruh, bukan sekadar menghentikan aktivitas di satu gudang.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Markas Polres Belitung Timur untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa sumber daya alam tidak boleh menjadi ladang keuntungan bagi jaringan ilegal.

Penindakan dari hulu hingga hilir diperlukan agar pertambangan tetap berada dalam koridor hukum dan manfaat kekayaan alam kembali kepada negara serta masyarakat.

Timah boleh bernilai tinggi, tetapi hukum tetap menjadi batasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB