Warga Kalibaru Bongkar Open Donasi Ilegal Bermodus Bantuan Korban Puting Beliung

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanpa Izin RT/RW, Oknum Galang Donasi Ilegal di Lokasi Bencana Kalibaru.(Posnews/MR)

Tanpa Izin RT/RW, Oknum Galang Donasi Ilegal di Lokasi Bencana Kalibaru.(Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Musibah angin kencang yang merusak ratusan rumah warga di RW 07 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, justru dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

Mereka kedapatan melakukan open donasi ilegal dengan dalih membantu korban angin puting beliung, Rabu (28/1/2026).

Sejumlah oknum tersebut berkeliling permukiman warga sambil membawa proposal bertuliskan “Open Donasi Bantuan Sosial Untuk Korban Angin Puting Beliung di Kawasan Kalibaru RW 06, RW 07, RW 08, dan RW 12 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.”

Namun, aksi mereka berakhir setelah warga memergoki langsung di lokasi.

Tak hanya tanpa izin, oknum tersebut juga disebut bersikap kasar dan mengintimidasi warga saat meminta sumbangan.

Baca Juga :  Kapal Layanan Kesehatan Diharapkan Mempermudah Masyarakat Kepulauan Seribu

Bahkan, beberapa di antaranya mengenakan rompi cokelat dan membawa berkas donasi yang tidak jelas legalitasnya.

“Kalau memang sosial, harus resmi, humanis, dan tidak memaksa. Jangan kurang ajar, apalagi kepada orang tua,” tegas salah satu warga yang menegur pelaku di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, warga mempertanyakan legalitas kegiatan open donasi tersebut. Di hadapan warga, para oknum akhirnya mengakui kesalahan karena tidak mengantongi izin RT/RW setempat untuk menggalang sumbangan.

Menanggapi kejadian itu, Ketua RW 07 Kalibaru Barat, Caharoedin, mengimbau warga agar segera melapor ke pengurus RT atau RW jika menemukan praktik serupa.

Baca Juga :  Pengendara Mazda Dirampok di Tol Wiyoto Wiyono, 2 HP dan Uang Rp7 Juta Digasak

Lebih lanjut, Caharoedin menyayangkan tindakan oknum yang justru memanfaatkan situasi bencana demi kepentingan pribadi.

Menurutnya, kondisi warga yang sedang tertimpa musibah seharusnya mendapat perlindungan, bukan malah dieksploitasi.

“Dalam kondisi wilayah kita terkena musibah, ada pihak tertentu yang justru memanfaatkan situasi dengan cara keliling meminta sumbangan,” ujar Caharoedin.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Caharoedin menegaskan bahwa pengurus RT/RW tidak pernah membuka open donasi dalam bentuk apa pun.

“Mohon diluruskan, pengurus RT/RW sampai saat ini tidak pernah melakukan open donasi. Jika ada oknum yang meminta sumbangan sosial tanpa izin, segera laporkan,” pungkasnya. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering
Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta
Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota
Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka
Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar
Macet 32 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Tumbang Kepanasan Saat Antre Kapal
Modus Toko Pulsa dan Sembako Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Obat Daftar G

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:54 WIB

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 17:34 WIB

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

Senin, 16 Maret 2026 - 17:22 WIB

Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:26 WIB

Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota

Senin, 16 Maret 2026 - 14:05 WIB

Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Berita Terbaru