Xi Jinping Surati Veteran Perang Zimbabwe

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

BEIJING/HARARE, POSNEWS.CO.ID – Sebuah surat istimewa melintasi benua pada hari Rabu (28/1). Presiden China, Xi Jinping, secara pribadi membalas surat dari para veteran perang pembebasan nasional Zimbabwe.

Balasan ini bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan penegasan ikatan emosional yang telah terjalin puluhan tahun. Xi mengenang masa muda para veteran tersebut dengan penuh hormat.

“Di masa muda, kalian mengabdikan diri pada tujuan besar pembebasan nasional, meninggalkan tanah air, dan menjalin persahabatan serta kawan seperjuangan yang mendalam dengan China dalam perjuangan tersebut,” tulis Xi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku sangat tersentuh melihat komitmen mereka yang tak luntur terhadap persahabatan China-Zimbabwe dan China-Afrika hingga hari ini.

Baca Juga :  Pasutri di Palembang Jual Bayi 3 Hari Rp52 Juta Lewat Medsos, Ayah Ditangkap

70 Tahun “Kawan yang Baik”

Xi menggunakan momen ini untuk menyoroti tonggak sejarah penting. Tahun 2026 menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara China dan negara-negara Afrika, sekaligus “Tahun Pertukaran Antar-Masyarakat China-Afrika”.

Selama tujuh dekade terakhir, Xi menegaskan bahwa China selalu memosisikan diri sebagai “kawan dan mitra yang baik” dalam upaya Afrika mencari pembebasan nasional, pembangunan, dan peremajaan.

“China dan teman-teman Afrikanya telah saling menghormati dan mendukung, melewati masa-masa sulit bersama, dan bersama-sama memulai perjalanan baru menuju modernisasi,” catat Xi.

Semangat Naga dan Kuda

Menjelang Tahun Baru Imlek yang akan datang (Tahun Kuda), Xi menyisipkan simbolisme budaya yang kuat. Ia berharap China dan Afrika akan meneruskan “semangat tak kenal lelah” yang disimbolkan oleh naga dan kuda.

Baca Juga :  Jepang di Persimpangan: Takaichi Dorong Ekspor Senjata

Tujuannya jelas: membangun komunitas China-Afrika “segala cuaca” (all-weather community) dengan masa depan bersama untuk era baru.

Xi juga menyatakan kesiapan China untuk menggunakan implementasi hasil KTT Forum Kerja Sama China-Afrika (FOCAC) di Beijing sebagai peluang mempererat persahabatan tradisional. Ia berharap para veteran dapat menginspirasi lebih banyak pemuda Afrika untuk mengabdikan diri pada hubungan bilateral ini.

Sebelumnya, para veteran Zimbabwe menulis surat kepada Xi. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan berharga China selama perang kemerdekaan Zimbabwe melawan kolonialisme. Mereka juga memuji kepemimpinan Xi dan jalur modernisasi China yang menawarkan wawasan berharga bagi negara-negara berkembang lainnya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Xinhua

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru