BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tragedi longsor Cisarua terus memakan korban. Tim SAR Gabungan kembali mengangkat lima potongan tubuh manusia pada hari ke-9 pencarian, Sabtu (31/1/2026).
Temuan ini membuat total body part yang dievakuasi menembus 65 bagian, diduga berasal dari sekitar 15 korban jiwa.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyebut, hingga pukul 11.32 WIB, petugas menyisir lokasi dan menemukan lima body part baru di sejumlah titik rawan.
βTotal sampai hari ini 65 body part, perkiraan dari 15 korban,β ujar Ade.
Potongan tubuh itu ditemukan di Worksite B2, A1, dan A2, area yang sejak awal dikenal paling berat tertimbun material longsor.
Sementara data DVI mencatat, hingga Jumat malam, 49 body part sudah teridentifikasi, sedangkan 10 lainnya masih diperiksa.
Sehari sebelumnya, tim SAR mengevakuasi 60 body part. Saat itu, petugas memperkirakan 20 korban masih tertimbun di bawah timbunan tanah dan bebatuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencarian belum dihentikan. Ribuan personel terus dikerahkan dan dibagi ke tiga sektor utama. Petugas mengandalkan tenaga manual, anjing pelacak K9, serta alat berat untuk membongkar material longsor.
Total 3.675 personel turun ke lokasi. SAR juga mengerahkan 17 ekskavator dan 22 unit K9 demi mengejar waktu.
Namun, ancaman masih mengintai. Cuaca labil dan potensi longsor susulan memaksa petugas bekerja ekstra hati-hati.
Sesuai keputusan Basarnas, operasi SAR terus berjalan mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan Bupati Bandung Barat hingga 6 Februari 2026.
Tragedi Cisarua pun belum berakhir. Potongan demi potongan korban masih terus dicari dari timbunan maut. (red)
Editor : Hadwan





















