Tawuran Jakarta Membara, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku dan Sita Puluhan Sajam

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata tajam hasil penangkapan 105 pelaku tawuran dalam Operasi Pekat Jaya 2026 di Jakarta. (Posnews/Ist)

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata tajam hasil penangkapan 105 pelaku tawuran dalam Operasi Pekat Jaya 2026 di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menggulung ratusan pelaku tawuran yang membuat resah masyarakat dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya 2026.

Selama sepekan operasi, polisi menangkap 105 pelaku tawuran di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat, serta menyita puluhan senjata tajam berbahaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menegaskan, penindakan ini merupakan hasil operasi serentak yang digelar sejak 28 Januari hingga 11 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengamankan total 105 orang. Sebanyak 14 orang diamankan langsung oleh tim Polda Metro Jaya, sedangkan 91 lainnya ditangkap oleh tim di Polres jajaran,” ujar Iman dalam konferensi pers, Rabu (4/2/2026).

Selanjutnya, polisi melakukan pemilahan penanganan terhadap para pelaku. Sebanyak 55 orang menjalani pembinaan, sementara 50 pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Dua Debt Collector Penusuk Advokat di Tangsel Masih Buron, Polda Metro Kejar DPO

Dari jumlah tersangka tersebut, 39 orang berstatus anak di bawah umur.

“Terhadap 50 pelaku tawuran, kami tetapkan sebagai tersangka sesuai perbuatan melawan hukum yang mereka lakukan,” tegas Iman.

Tak hanya menangkap pelaku, Polda Metro Jaya juga menyita 56 bilah senjata tajam dari berbagai lokasi.

Polisi menemukan fakta bahwa sebagian senjata tajam telah dimodifikasi dan tidak lazim digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

“Ini bukan senjata biasa. Kami mendalami proses pembuatannya dan memburu pihak yang memproduksi maupun memperjualbelikan senjata tajam tersebut,” kata Iman.

Senjata Dibuat Dari Alat Rumah Tangga

Lebih lanjut, penyidik mengungkap sejumlah senjata dibuat dari alat-alat rumah tangga atau peralatan tertentu yang dimodifikasi hingga menjadi senjata mematikan.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Tebar 10 Ribu Bibit Bandeng di Bekasi, Perkuat Ketahanan Pangan Pesisir

Polisi kini menelusuri sumber pembuat senjata untuk pengembangan kasus.

Para pelaku yang membawa senjata tajam dijerat Pasal 307 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Sementara itu, pelaku penganiayaan dikenakan Pasal 466 KUHP dan/atau Pasal 262 KUHP.

Selain penindakan, Polda Metro Jaya juga mengedepankan langkah pencegahan. Polisi rutin menggelar patroli wilayah, patroli siber, serta sambang sekolah untuk menekan aksi tawuran.

“Kami mengajak pihak sekolah dan tenaga pendidik aktif melakukan edukasi serta penegakan disiplin. Berikan sanksi tegas kepada siswa yang terlibat tawuran atau tindakan melawan hukum,” pungkas Iman.

Operasi Pekat Jaya ini menegaskan komitmen Polda Metro Jaya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus melindungi generasi muda dari jerat kekerasan jalanan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB