Polda Metro Kerahkan Satgas SABER Pangan Jelang HBKN 2026, Harga dan Mutu Diawasi Ketat

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Hari Raya, Polda Metro Jaya Pantau Harga Beras hingga Cabai. (Posnews/Ist)

Jelang Hari Raya, Polda Metro Jaya Pantau Harga Beras hingga Cabai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, Polda Metro Jaya menggerakkan Satgas Sapu Bersih (SABER) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.

Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan pangan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya langsung menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah stakeholder di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui rakor ini, aparat memperkuat pengawasan jelang hari raya.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Edy Suranta Sitepu menegaskan pihaknya menyatukan langkah untuk mengendalikan harga dan mutu pangan.

“Kami pastikan masyarakat membeli bahan pokok sesuai HET dan HAP yang ditetapkan pemerintah, dengan kualitas layak dan aman,” ujarnya.

Selanjutnya, Satgas SABER turun langsung memantau pasar tradisional hingga retail modern di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Petugas mengecek harga, stok, serta kualitas komoditas strategis.

Baca Juga :  Membongkar State Capture: Siapa Penulis Asli Regulasi Bisnis?

Pengawasan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian (HAP).

Selain itu, petugas juga memeriksa kemungkinan adanya pangan kedaluwarsa, residu pestisida, formalin, hingga aflatoksin yang melebihi ambang batas aman.

Beras hingga Cabai Diawasi Ketat

Sebelumnya, Ditreskrimsus juga menggelar Rakor Satgas SABER Pangan 2026 di Gedung Ditreskrimsus. Forum ini memperkuat sinergi lintas instansi agar pengawasan berjalan efektif.

Edy menjelaskan, komoditas yang diawasi meliputi beras, daging sapi, daging ayam, telur, kedelai, bawang putih, bawang merah, cabai, hingga jagung.

Pengawasan mengacu pada Perbadan Nomor 2 Tahun 2024 tentang standar keamanan, mutu, gizi, label, dan iklan pangan segar.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami lakukan langkah berjenjang. Mulai dari sosialisasi dan teguran, hingga penegakan hukum tegas sebagai ultimum remedium,” tegasnya.

Baca Juga :  Remaja Hampir Tenggelam di Koja, Aipda Elly Terjun Selamatkan Korban Bikin Warga Heboh

Apabila terbukti melanggar, pelaku usaha bisa dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin dan penarikan produk dari peredaran.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas) Budi Waryanto menyoroti penguatan stok beras dan minyak goreng.

Ia menyebut program Beras SPHP 2026 menyiapkan anggaran distribusi 800 ribu ton untuk Maret–Desember, termasuk kemasan 2 kilogram agar lebih terjangkau.

Selain itu, pemerintah akan mengevaluasi distribusi minyak goreng. Produsen yang melanggar ketentuan Permendag bakal dikenai sanksi.

Melalui kolaborasi Polda Metro Jaya, Bulog, dinas pangan DKI, Banten, Jawa Barat, hingga Bandara Soekarno-Hatta, aparat memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang menjelang HBKN 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB