Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi di jalur sutra. China memfasilitasi pertemuan tingkat tinggi antara Pakistan dan Afghanistan di Urumqi untuk merumuskan landasan dialog skala penuh pasca-eskalasi serangan udara mematikan. Dok: Istimewa.

Diplomasi di jalur sutra. China memfasilitasi pertemuan tingkat tinggi antara Pakistan dan Afghanistan di Urumqi untuk merumuskan landasan dialog skala penuh pasca-eskalasi serangan udara mematikan. Dok: Istimewa.

MUNICH, POSNEWS.CO.ID – Tiongkok dan Kanada secara resmi mengumumkan dimulainya babak baru dalam hubungan diplomatik mereka. Kesepakatan ini tercapai setelah Menteri Luar Negeri Wang Yi mengadakan pertemuan produktif dengan Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, di Munich pada hari Sabtu.

Kedua diplomat senior tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti hasil kunjungan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, ke Tiongkok baru-baru ini. Pertemuan di Munich ini mempertegas bahwa kedua negara kini bergerak menuju jalur pembangunan yang lebih sehat, stabil, dan berkelanjutan.

Adopsi Kebijakan Baru Kanada

Wang Yi memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan sikap politik Ottawa. Menurutnya, kunjungan PM Mark Carney ke Beijing telah membuahkan hasil yang sangat nyata. Bahkan, ia menilai hal tersebut membuktikan bahwa pemerintahan baru Kanada telah mengadopsi kebijakan baru yang lebih terbuka terhadap Tiongkok.

Baca Juga :  Puluhan Negara Dukung Latihan Militer China di Taiwan

“Langkah ini melayani kepentingan bersama kedua negara dan merupakan pilihan yang sepenuhnya benar,” ujar Wang Yi. Ia menekankan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Kanada untuk mengimplementasikan konsensus yang telah para pemimpin kedua negara capai. Tujuannya adalah untuk menghilangkan gangguan diplomatik dan segera memulihkan kerja sama di berbagai bidang.

Kemitraan Strategis Tipe Baru

Poin utama dari pertemuan ini adalah kesepakatan untuk membangun “kemitraan strategis tipe baru”. Kerangka kerja ini akan menjadi panduan utama bagi perkembangan hubungan bilateral ke depan. Oleh karena itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengoptimalkan saluran komunikasi guna mendukung interaksi tingkat tinggi yang lebih intensif.

Wang Yi juga menegaskan kesiapan Beijing untuk memperluas daftar kerja sama yang saling menguntungkan. Tiongkok berharap kemitraan ini mampu memberikan sinyal positif bagi stabilitas di kawasan Pasifik Utara dan dunia internasional secara umum.

Baca Juga :  China dan Tanzania Hidupkan Kembali Jalur Kereta Legendaris

Apresiasi Kebijakan Bebas Visa

Menteri Luar Negeri Anita Anand menyambut baik perkembangan positif ini. Ia menyebut kunjungan PM Carney ke Tiongkok sebagai sebuah kesuksesan besar yang telah mengantarkan hubungan kedua negara ke era baru yang lebih konstruktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anand secara khusus menyampaikan terima kasih atas keputusan pemerintah Tiongkok yang memberikan fasilitas bebas visa masuk bagi warga negara Kanada. Alhasil, ia berharap kebijakan ini dapat meningkatkan pertukaran antarmasyarakat (people-to-people exchanges) secara signifikan. “Kami ingin memperkuat dialog dan memajukan hubungan bilateral ke arah yang positif dan stabil,” tegas Anand dalam pernyataan resminya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Jumat Agung di Colosseum: Paus Leo Ingatkan Pemimpin Dunia soal Pertanggungjawaban Kekuasaan
Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran
Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang
Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah
Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor
Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas
Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak – Aktivitas Warga Lumpuh
Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:27 WIB

Peringatan Jumat Agung di Colosseum: Paus Leo Ingatkan Pemimpin Dunia soal Pertanggungjawaban Kekuasaan

Sabtu, 4 April 2026 - 11:24 WIB

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 08:52 WIB

Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang

Sabtu, 4 April 2026 - 08:17 WIB

Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah

Sabtu, 4 April 2026 - 07:49 WIB

Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor

Berita Terbaru