Kasus Narkoba AKP Arifandi Efendi Berlanjut ke Pidana, Polri Tegas Tanpa Ampun

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengusut tuntas dugaan keterlibatan narkoba yang menyeret eks Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifandi Efendi.

Polri memastikan proses hukum tetap berjalan meski masa penempatan khusus (patsus) telah berakhir.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo berulang kali menegaskan komitmen perang total terhadap narkoba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapak Kapolri sudah berulang kali dalam berbagai kesempatan menyampaikan komitmen terkait penanggulangan tindak pidana narkoba,” kata Isir kepada awak media, Minggu (1/3/2026).

Baca Juga :  PTIK Perkuat Program Anti-Radikalisme, Prof. Rycko: Radikalisme Menggerus Keberagaman

Tak Ada Ampun untuk Oknum

Isir menegaskan Polri tidak memberi toleransi kepada anggota yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pelindung jaringan.

“Kalau ada individu yang terlibat, entah sebagai pengguna atau membekingi, kami akan menindak tegas. Tidak ada toleransi dan tidak ada perlakuan istimewa atau impunitas,” tegasnya.

Polri juga tetap memproses kasus di Tana Toraja melalui jalur pidana. Penyidik mendalami dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum tersebut, bersamaan dengan pemeriksaan internal oleh Divisi Propam.

Baca Juga :  BPIH 2026 Turun Rp1 Juta, Pemerintah Janjikan Pelayanan Haji Lebih Efisien

“Untuk kasus di Tana Toraja sama. Kami terus memproses hukumnya dan saat ini masih berjalan,” ujar Isir.

Komitmen Bersih-Bersih Internal

Polri memperkuat komitmen bersih-bersih internal sebagai bagian dari pemberantasan narkoba. Institusi menolak memberi ruang bagi anggota yang mencederai kepercayaan publik.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kami akan menegakkan hukum secara tegas. Itu sudah menjadi komitmen Polri dan berulang kali disampaikan Bapak Kapolri,” tutup Isir.

Saat ini, penyidik terus mengumpulkan alat bukti untuk menentukan langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice
Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:57 WIB

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Berita Terbaru

Sikap optimistis yang memicu kecaman. Presiden Donald Trump menuai kritik tajam setelah secara terbuka menyatakan kecintaannya pada inflasi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:57 WIB

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB