Presiden Prabowo Berbuka Puasa Bersama Tokoh Islam, Diskusi Lebaran dan Isu Global

Jumat, 6 Maret 2026 - 03:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah, dan Ketua Umum MUI di Istana Merdeka, Jakarta. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah, dan Ketua Umum MUI di Istana Merdeka, Jakarta. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama para tokoh dan pimpinan organisasi Islam nasional di Istana Merdeka, Kamis malam (5/3/2026).

Acara ini menjadi momen hangat untuk berdialog tentang persiapan Lebaran 1447 Hijriah dan isu geopolitik global yang tengah menjadi perhatian dunia.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan, “Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta.”

Dialog Hangat Seputar Lebaran dan Isu Global

Dalam suasana penuh keakraban, Prabowo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan para tokoh Islam.

Topik pembahasan mencakup kesiapan masyarakat menyambut libur Lebaran serta dinamika geopolitik dunia yang berdampak pada Indonesia.

“Tepat saat berbuka, Presiden Prabowo berdiskusi mengenai persiapan liburan Lebaran di Tanah Air dan menyinggung perkembangan geopolitik global,” ujar Teddy.

Baca Juga :  Pembunuhan Sadis di Bogor, Pria 25 Tahun Tewas dengan Leher Terlilit Kawat

Komitmen Menjaga Silaturahmi dengan Ulama

Acara buka puasa ini juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama serta pimpinan organisasi keagamaan, khususnya di bulan Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi.

“Pertemuan ini memperkuat sinergi antara pemerintah dan para ulama dalam menjaga persatuan, sekaligus memanfaatkan momentum Ramadan untuk membahas isu strategis,” pungkas Teddy. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi, Hotman Paris Belum Dipanggil
Masuk Jalur Rel hingga Bergelantungan di Luar KRL, Pria Ini Di-blacklist
Mangkir Lagi, Febrie Adriansyah Terancam Dijemput Paksa Kejagung
Kasus TPPU Rp476 Miliar, Kejagung Kembali Periksa Febrie Adriansyah
BNN Ubah Petani Ganja Jadi Petani Kopi, Putus Rantai Narkoba dari Hulu
KemenHAM RI Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Semua Pihak Diminta Tahan Diri
Kasus Whip Pink Bergulir, Bareskrim Tahan Dua Bos Pabrik Gas N2O
Ancaman Narkoba Baru Mengintai, Prabowo Buka Opsi Pelarangan Total Vape

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WIB

Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi, Hotman Paris Belum Dipanggil

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:48 WIB

Masuk Jalur Rel hingga Bergelantungan di Luar KRL, Pria Ini Di-blacklist

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12 WIB

Mangkir Lagi, Febrie Adriansyah Terancam Dijemput Paksa Kejagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WIB

Kasus TPPU Rp476 Miliar, Kejagung Kembali Periksa Febrie Adriansyah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:11 WIB

BNN Ubah Petani Ganja Jadi Petani Kopi, Putus Rantai Narkoba dari Hulu

Berita Terbaru

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. (Posnews/Humas PMJ)

HUKRIM

Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:01 WIB

Panggung politik Hungaria memanas. Mantan PM Viktor Orban merilis Pernyataan Perlawanan pasca-penggeledahan kantor partai Fidesz oleh pihak kejaksaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mantan PM Hungaria Tuduh Pemerintah Hancurkan Demokrasi

Jumat, 24 Jul 2026 - 14:22 WIB