Modus Periksa Surat Kendaraan, Polisi Gadungan Kakak-Adik Bunuh Pemancing di Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Kasus penemuan mayat pria di saluran air kawasan Jalan Stadion Olahraga (SOR) sekitar **Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, akhirnya terungkap.

Polisi memastikan korban berinisial ACN tewas dibunuh secara brutal oleh dua pria yang menyamar sebagai anggota polisi.

Yang lebih mengejutkan, kedua pelaku ternyata kakak beradik, masing-masing berinisial AD (32) dan MS (21). Keduanya kini meringkuk di sel tahanan Polrestabes Bandung setelah dibekuk aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung Adiwijaya mengungkapkan, peristiwa berdarah itu terjadi di area pemancingan Jalan SOR GBLA dekat Kilometer 148 Tol Gedebage.

Modus Polisi Gadungan Periksa Surat Kendaraan

Awalnya korban ACN tengah memancing seorang diri di lokasi tersebut. Namun situasi berubah mencekam ketika dua pelaku mendekati korban dan mengaku sebagai anggota Polri.

Selanjutnya, mereka berpura-pura melakukan pemeriksaan surat kendaraan milik korban.

“Korban sedang memancing sendirian. Kedua pelaku datang lalu mengaku sebagai anggota Polri dan memeriksa surat kendaraan korban,” ujar Adiwijaya, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu

Namun, aksi pemeriksaan itu ternyata hanya modus untuk merampok kendaraan korban.

Korban Melawan, Pelaku Tikam Dada Tiga Kali

Setelah memeriksa dokumen kendaraan, kedua pelaku mencoba membawa kabur sepeda motor korban. Akan tetapi, korban ACN melakukan perlawanan.

Karena panik, salah satu pelaku langsung menghunus pisau dan menikam dada korban sebanyak tiga kali.

Serangan brutal tersebut membuat korban tewas di lokasi kejadian.

“Pelaku menusukkan pisau ke dada korban tiga kali hingga korban meninggal dunia,” tegas Adiwijaya.

Motor Korban Dijual ke Garut

Usai memastikan korban tak bernyawa, kedua pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

Selanjutnya, mereka menjual motor tersebut di wilayah Garut sebelum melarikan diri ke beberapa daerah, termasuk Tasikmalaya.

Namun pelarian mereka tak berlangsung lama. Tim Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan intensif selama sekitar satu minggu hingga akhirnya berhasil membekuk kedua pelaku.

“Dalam waktu sekitar satu minggu, anggota berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap kedua pelaku,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Bikin Heboh Penjaringan, Gasak Motor Ojol Pakai KTA Palsu

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti penting dalam kasus ini, antara lain:

  • Pisau yang digunakan untuk menikam korban
  • Sepatu milik pelaku
  • Sepeda motor milik korban

Lebih lanjut, polisi memastikan saat melakukan aksinya, kedua pelaku tidak mengenakan seragam ataupun atribut kepolisian.

“Mereka memakai pakaian biasa dan hanya mengaku sebagai anggota Polri,” kata Adiwijaya.

Terancam 15 Tahun Penjara

Saat ini kedua pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan aksi kejahatan serupa yang pernah dilakukan keduanya.

Atas perbuatannya, AD dan MS dijerat pasal pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian sebagaimana diatur dalam KUHP Indonesia UU Nomor 1 Tahun 2023.

Keduanya terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap oknum yang mengaku aparat tanpa identitas resmi, terutama di lokasi sepi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Mengaku Dibacok Begal, Pria Ini Habiskan Rp3,6 Juta Uang Pinjaman untuk Judol
Camry Tabrak Water Barrier dan APV di Simpang Sentul, Satu Orang Luka
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita
Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya
Terjatuh di Tengah Konvoi Futsal, Perempuan Asal Bali Tewas Terlindas
Hendak Terbang ke Manila, WN India Terciduk Punya 2 Paspor Identitas Berbeda

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:53 WIB

Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban

Minggu, 1 November 2026 - 20:15 WIB

Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil

Minggu, 1 November 2026 - 15:43 WIB

Mengaku Dibacok Begal, Pria Ini Habiskan Rp3,6 Juta Uang Pinjaman untuk Judol

Minggu, 1 November 2026 - 13:32 WIB

Camry Tabrak Water Barrier dan APV di Simpang Sentul, Satu Orang Luka

Minggu, 1 November 2026 - 11:44 WIB

Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Berita Terbaru

Visa kolaborasi dengan MOONTON dan Bank Jago rilis kartu debit edisi terbatas MLBB M8 serta jadi sponsor M Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:52 WIB

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB