Satpol PP Jakarta Razia 690 Tempat Hiburan Saat Ramadan, 21 Usaha Kena Sanksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Posnews/Net)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta (Satpol PP) menggencarkan razia tempat hiburan selama bulan Ramadan.

Hasilnya, ratusan lokasi hiburan malam dan tempat rekreasi di Ibu Kota disisir ketat. Dari total sekitar 690 tempat usaha yang diawasi, puluhan di antaranya langsung terseret proses pemeriksaan karena diduga melanggar aturan jam operasional.

Operasi pengawasan yang berlangsung di lima wilayah kota administrasi Jakarta itu mengungkap sejumlah pelanggaran.

Hingga 12 Maret 2026, sebanyak 21 tempat hiburan tercatat resmi dikenai berita acara pemeriksaan (BAP) setelah kedapatan tetap beroperasi di luar jam yang ditetapkan pemerintah daerah.

Berikan Sanksi Langgar Aturan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku usaha yang nekat melanggar aturan selama Ramadan.

Baca Juga :  Dua Tersangka Kekerasan Pengusiran Nenek 80 Tahun Ditangkap Polda Jawa Timur

“Sekitar 690 tempat hiburan sudah kami awasi. Sampai sekarang ada 21 tempat yang kami beri peringatan karena melanggar jam operasional yang ditetapkan dinas pariwisata,” tegas Satriadi, Sabtu (14/3/2026).

Meski demikian, Satpol PP masih mengedepankan langkah persuasif pada tahap awal. Petugas terlebih dahulu memberikan peringatan keras kepada pengelola tempat hiburan sebelum menjatuhkan sanksi lebih berat seperti penutupan sementara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Satriadi mengingatkan, jika pelanggaran kembali terjadi, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas.

“Kami beri peringatan dulu. Kalau masih bandel, penutupan pasti dilakukan. Tapi sejauh ini mereka langsung menyesuaikan setelah ditegur,” jelasnya.

Sebelum operasi pengawasan digelar, pemerintah provinsi juga telah melakukan sosialisasi kepada para pengusaha hiburan agar mematuhi aturan yang berlaku selama Ramadan.

Baca Juga :  Mesir Resmi Gabung Dewan Perdamaian Trump

Langkah itu diambil agar pelaku usaha memahami pembatasan jam operasional yang ditetapkan pemerintah daerah.

Di sisi lain, pengawasan ketat dipastikan tetap berjalan selama masa libur Idul Fitri. Satpol PP menyiagakan ribuan personel yang bekerja bergiliran selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.

“Personel kami sekitar 5.100 orang dan dibagi menjadi tiga sif. Mereka siaga penuh selama 24 jam untuk memastikan Jakarta tetap aman,” ujar Satriadi.

Sementara itu, pemerintah memastikan aturan pembatasan operasional tempat hiburan hanya berlaku sementara selama Ramadan.

Dua hari setelah perayaan Idul Fitri, seluruh tempat hiburan di Jakarta diizinkan kembali beroperasi normal sesuai regulasi yang berlaku. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Agenda Global Bersama: Kolaborasi Lintas Negara Melawan Ancaman Non-Tradisional
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Natalius Pigai Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rismon Sianipar Masih Tersangka Fitnah Ijazah Jokowi, Wajib Lapor Saat Lebaran
Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar
Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran 2026 Secara Mewah
Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Maret 2026, Siang hingga Sore Berpotensi Hujan
Karyawan Freeport Simson Mulia Tewas Ditembak di Grasberg Papua, Satgas Buru Pelaku
Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:20 WIB

Agenda Global Bersama: Kolaborasi Lintas Negara Melawan Ancaman Non-Tradisional

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:33 WIB

Satpol PP Jakarta Razia 690 Tempat Hiburan Saat Ramadan, 21 Usaha Kena Sanksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:23 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Natalius Pigai Desak Polisi Tangkap Pelaku

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:45 WIB

Rismon Sianipar Masih Tersangka Fitnah Ijazah Jokowi, Wajib Lapor Saat Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:22 WIB

Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar

Berita Terbaru